Sunday, January 20, 2013

Misteri Jembatan Purba Berumur 1 Juta Tahun?

Ada sebuah jembatan yang disebut Adam Bridge, atau dikenal juga dengan Rama Bridge penuh misteri. Alasannya, karena umur jembatan ini diperkirakan lebih dari 1 juta tahun.

Letak Adam Bridge sepanjang 30 Km ini menghubungkan antara Manand Island (Srilanka) dan Pamban Island (India). Strukturnya sangat mudah terlihat dari atas permukaan air laut karena kedudukannya yang tidak terlalu dalam.

Quote:
Status jambatan ini masih merupakan misteri sehingga kini. Menurut tafsiran, Adam Bridge mempunyai kaitan dengan mitos terkenal India, Ramayana.

Yang bikin heboh, Srilankan Archeology Department mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan usia Adam Bridge mungkin berkisar diantara 1.000.000 hingga 2.000.000 tahun. Yang menjadi pertanyaan, apakah jambatan ini benar-benar terbentuk oleh proses alam atau ciptaan manusia?

S.U.Deraniyagala, Pengarah Pusat Arkeologi Sri Lanka yang juga merupakan pengarang buku “Early Man and the Rise of Civilization in Sri Lanka: the Archaeological Evidence mengatakan bahwa peradaban manusia telah muncul di Kaki Gunung Himalaya sekitar 2.000.000 tahun lalu.

Quote:




Para sarjana menaksirkan bahawa kemungkinan jambatan purba ini dibangunkan setelah daratan Sri Lanka terpisah daripada India jutaan tahun silam.


Epos Ramayana
Di dalam Epos Ramayana,jambatan itu dibangun oleh para pasukan manusia kera dibawah pengawasan Rama. Maksud dari pembangunannya sendiri ialah sebagai tempat penyeberangan menuju Negeri Alengka dalam misi untuk menyelamatkan Dewi Shinta, yang saat itu diculik oleh Rahwana, Raja Kerajaan Alengka.

Epos Ramayana, menurut Kalender Hindu seharusnya berada pada masa Tredha Yuga (menurut cakram masa evolusi hindu/ cakram Hinduism tentang Epos tersebut terbagi menjadi empat: Sathya (1.728.000 tahun), Tredha (1.296.000 tahun), Dwapara (864.000 tahun) dan Kali (432.000 tahun).

Wednesday, January 16, 2013

PROJEK DURIAN BURUK

 
Durian buruk sudah terkopek. Projek zaman Dr.Mahathir....terkopek buruknya di zaman PM Najib!
Bekas pegawai JPN dakwa SPR arah beri IC
Seorang bekas pegawai Jabatan Pendaftaran Negara (JPN) hari ini mengemukakan bukti berhubung dakwaan kerjasama pihak berkuasa untuk mengubah demografi pemilih Sabah pada tahun 1990-an.
Mohd Nasir Sugip ketika memberi keterangan kepada Suruhanjaya Diraja (RCI) mengenai masalah imigrasi Sabah hari ini mendakwa jabatannya pernah menerima arahan daripada Suruhanjaya Pilihan Raya (SPR) negeri untuk memberi kad pengenalan kepada pendatang asing untuk membolehkan golongan itu mengundi.

Mohd Nasir yang pernah ditahan bawah ISA sebelum ini mendakwa operasi yang digelar "Ops Durian Buruk" itu dijalankan antara tahun 1992 hingga 1995.

Dakwanya, pengarah SPR Sabah pada masa itu, Wan Ahmad Wan Yusof menyerahkan senarai 16,000 nama untuk diklasifikasikan sebagai pengundi "Bumiputera Islam".

"Bos saya, pengarah JPN Sabah Ramli Kamarudin kemudiannya secara lisan memberitahu saya untuk menjalankan projek ini," katanya.

Mohd Nasir turut mengaitkan tiga lagi individu yang hadir ketika arahan itu dikeluarkan.

Bagaimanapun, nama individu berkenaan tidak dapat diperolehi memandangkan pegawai RCI – wakil daripada pejabat peguam negara – enggan memberi kerjasama.

Katanya, beliau mengikut arahan tersebut dan mengambil pegawai yang tidak dinamakan di peringkat negeri untuk operasi berkenaan.

Mohd Nasir mendakwa, operasi berkenaan melibatkan tindakan memberi kad pengenalan kepada pendatang asing dan mengeluarkan nombor kad pengenalan berdasarkan tarikh lahir, foto dan nama yang diberikan SPR.

Tuesday, January 15, 2013

Jika Allah SWT Memberikan HidayahNya!

Pelancong Inggris Bersyahadat di Pintu Masjid Setelah Mendengar Al-Quran

MESIR.(voa-islam.com) – Hidayah itu datang kepada siapa saja yang dikehendaki oleh Allah. Sebabnya kadang tidak terduga. Salah satunya melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an seperti yang dialami Philip Wales, seorang turis Inggris di salah satu masjid di Mesir.
Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam diberikan oleh Allah sebuah mukjizat yang terbesar yaitu Al-Qur’an al-Karim. Keindahan Kitab suci ini sangat menyentuh, khususnya dalam aspek bahasa dan sastra. Bahkan orang non Arab pun bisa merasakan keindahan Al-Qur’an.
Selasa, 25 Desember 2012, Allah menurunkan hidayah kepada seorang turis warga Inggris melalui lantunan Al-Qur’an. Wajah para jama’ah shalat di masjid Al-Basatin Al-Kabir di kota Kharijah, propinsi Wadi Jaded, Mesir, diwarnai dengan keceriaan dan kegembiraan yang sangat ketika mereka dikejutkan oleh seorang turis warga Inggris, Philip Wales, mengumandangkan keislamannya dengan mengucapkan dua kalimat syahadat di depan pintu masjid.
Para jama’ah spontan berdiri dan memekikkan takbir “Allahu Akbar, Allahu Akbar”. Mereka bangun dan membawanya ke hadapan Syaikh Ali Hasan, imam masjid, agara turis itu mengucapkan dua kalimat syahadat dan menuntunnya cara mengerjakan shalat.
Syaikh Ali kemudian menyuruhnya untuk mengucapkan syahadat dan ia pun segera mengucapkannya. Kemudian Syaikh Ali bertanya kepada Wales “Apa yang membuatmu masuk Islam?” Ia menjawab karena mendengarkan lantunan Al-Qur’an sang Imam sehingga ia memutuskan masuk Islam.
Sang Imam kemudian menyuruhnya untuk mandi dan berwudhu. Setelah itu Syaikh Ali Hasan mengajarkan muallaf itu tata cara pelaksanaan shalat. Pria berusia 42 tahun itu sebelumnya juga meminta Syaikh Ali untuk mengulang cara perlaksanaan shalat.

Hikmah Air Zamzam

Farida Masuk Islam Setelah Minum Air Zamzam
Jamaah haji saat mengambil air zamzam.
REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH — Mukjizat Allah SWT terbukti kepada Raju, seorang pembantu asal Sri Lanka yang bekerja di Arab Saudi. Penyakit epilepsi yang dideritanya selama 15 tahun sempuh setelah meminum air zamzam.
Setelah penyakitnya sembuh, Raju kemudian mengucapkan dua kalimat syahadat dan mengganti namanya menjadi Farida.
Kejadian bermula saat majikannya membawa air zamzam dari Kota Makkah. Sang majikan lalu meminta Raju meminum air yang dipercaya berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit itu sebanyak-banyaknya. Maha suci Allah, setelah dua bulan rutin meminum air zamzam, penyakit Raju hilang.
“Pembantu ini terus meminum air zamzam selama hampir dua bulan. Lalu, dokter menyatakan penyakit epilepsinya sembuh,” tulis surat kabar Saudi, Sharq, seperti dinukil dari emirates247.com, Ahad (9/12) kemarin.
Telaga mata air zamzam terletak di kawasan Masjid Al-Haram, tenggara kiblat umat Islam seluruh dunia, Ka'abah. Kedalaman telaga itu sekitar 42 meter, dan hingga kini telaga itu tidak pernah kering.

Fakulti Undang-Undang Harvard Memuliakan Ayat Suci Al Quran...

Fakultas Hukum Harvard:Surat 4 Ayat 135 Ungkapan Keadilan yang Agung

AMERIKA SERIKAT.(voa-islam.com) – Jum’at, 11 Januari 2013, Fakultas Hukum  di universitas AS terkenal, Harvard, meletakkan ayat 135 surat An-Nisa di dinding pintumasuk utama kampus. Ayat tersebut menggambarkan ekspresi keadilan terbesar di duniadan sejarah.
Ayat ini ditulis di dinding di seberang pintu masuk utama fakultas tersebut. Dinding tersebut didedikasikan untuk ungkapan – ungkapan yang telah dikatakan tentang keadilan sepanjang zaman. Firman Allah Azza wajalla tersebut adalah:
{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ بِالْقِسْطِ شُهَدَاءَ لِلَّهِ وَلَوْ عَلَى أَنْفُسِكُمْ أَوِ الْوَالِدَيْنِ وَالْأَقْرَبِينَ إِنْ يَكُنْ غَنِيًّا أَوْ فَقِيرًا فَاللَّهُ أَوْلَى بِهِمَا فَلَا تَتَّبِعُوا الْهَوَى أَنْ تَعْدِلُوا وَإِنْ تَلْوُوا أَوْ تُعْرِضُوا فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًا} [النساء: 135]
Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan.” (An-Nisa:135)
Fakultas Hukum Harvard menggambarkan bahwa ayat yang mulia ini merupakan ungkapan yang agung dalam mendeskripsikan keadilan di seluruh dunia dan sejarah. Salah seeorang utusan beasiswa Saudi, Abdullah Al-Jum’ah, adalah orang yang pertama yang memperhatikan ayat yang terpahat ini di didinding gerbang utama Fakultas Hukum, kemudian mempublikasikannya di Twitter.

Thursday, January 10, 2013

Fenomena Amanat dan Takfir

Tuan Guru Hj.Abdul Hadi Awang, 10 Jan 2013

Saya tidak menduga petikan ucapan saya diawal 80-an telah dimartabatkan oleh seorang peniaga agama dalam PAS yang telah melompat masuk UMNO selepasnya, telah dijadikan satu polemik. Petikan ucapan saya ini pula secara terancang telah dijadikan hujah untuk merendahkan PAS, dan saya dijadikan sasarannya. Saya percaya bahawa isu lama ini diberi nyawa semula oleh UMNO, mungkin kerana menutup isu yang dikira menghantui mereka, seperti kegusaran generasi peneroka FELDA dan penyelewengan yang berlaku kepada FELDA, riuh-rendah pembongkaran Deepak, penganiayaan mereka terhadap orang Melayu, dan lain-lain kelemahan kerajaan UMNO-BN yang begitu menekan mereka di hujung penggal pemerintahan ini. Alhamdulillah, saya baru sahaja selangkah kehadapan untuk menyahut cabaran, manakala mereka pula berundur sepuluh langkah kebelakang.

Isu “takfir” (kafir mengkafir) dicetuskan oleh golongan sekular di dalam UMNO, diseluruh dunia Islam, termasuklah di negara Arab, bagi menyanggah kebangkitan Islam di zaman selepas mencapai kemerdekaan seawal tahun 60an. Kebanyakan kalangan umat Islam menjadi mangsa serangan pemikiran barat sehingga berjuang menganut ideologi yang dibawa oleh penjajah ke dalam masyarakat Islam. Kalangan umat yang masih menganut Islam, tetapi kerana jahilnya telah menghina hukum-hukum Islam yang dinaskan dalam al-Quran dan Hadith sahih lagi mutawatir, seperti halal dan haram, hukum-hukum yang berkait dengan negara dan masyarakat, politik,ekonomi dan sebagainya.

Ada yang menghalalkan riba, arak dan judi, menghina hukuman qisas dan hudud, mempersenda hukum menutup aurat dan sebagainya, kerana kejahilan. Di waktu itulah kita mendengar istilah ‘hantu kum-kum’ dilabelkan kepada kalangan muslimat yang menutup aurat dan memakai hijab. Ada pula yang berdiri diatas pentas komunis yang menolak adanya Tuhan dan menolak agama, dalam keadaan masih bersembahyang. Sebahagian umat Islam pula tetap berpegang teguh dengan ajaran Islam dan mempertahankannya, tetapi mempelajari kitab turath (kitab-kitab lama) yang menegaskan hukum murtad berdasarkan kepada kefahaman masyarakat dizaman kita bitu dikarang, sebelum umat Islam dijajah sepenuhnya. Akhirnya berlakulah gejala murtad secara jahil di satu pihak dan penentangan terhadapnya disatu pihak yang lain, sehingga meledakkan isu kafir mengkafir dalam masyarakat Islam.

Isu ini berlaku diseluruh dunia Islam. Malangnya golongan yang berkuasa memerintah mengambil kesempatan perpecahan masyarakat Islam bagi mengekalkan kedudukan mereka diatas landasan yang salah dan menjadikan parti Islam dan paraulamanya sebagai kambing hitam yang dikorbankan dengan hukuman bunuh, penjara dan sebagainya.Terpenting bagi mereka yang berkuasa adalah untuk menang bagi terus memerintah selama-lamanya dengan cara yang salah, tanpa ambil peduli kerosakan akidah yang berlaku.

Ramai di kalangan ulama PAS dan pemimpinnya merengkuk dalam penjara sejak awal60an, malangnya ramai pula kalangan agamawan yang menjadi syaitan bisu, tidak berani menegur atau menasihati pemimpin yang menghina Islam. Maka meledaklah pada waktu itu kenyataan seperti : “Kalau laksanakan hukum Islam berlakulah huru-hara, tak  cukup batu nak bina jalan dan bangunan, boleh  makan sup tangan bila banyak tangan dipotong kerana mencuri” dan sebagainya. Di peringkat kampung ada yang menjadi imam masjid membuat ucapan yang sama kerana jahil hukum Islam sepenuhnya, hanya  tahu hukum sembahyang dan ibadat yang lain sahaja. Terlalu jauh untuk mengetahui sistem politik, ekonomi Islam dan segala sistemnya sehingga keperingkat antarabangsa dan angkasa lepas.

PAS dan parti Islam di negara lain menghadapi cabaran getir bagi membetulkan masyarakat yang songsang pemikirannya ini. Ketika itulah kita berdepan dengan umat yang jahil, para ulama yang lemah dan kerajaan yang zalim. Di negara Arab,Mursyid Am Ikhwan Muslimin Sheikh Hasan Hudaibi menulis buku “Nahnu Dua’at La Qudat” (Kita Pendakwah Bukan Hakim Yang menjatuhkan hukuman). PAS berada dalam kerajaan campuran 1970 -1978 memberi kesempatan kepada bahagian agama Jabatan Perdana Menteri, menerbitkan buku Mustika Hadith Jilid 1 menampilkan perkara yang merosakkan iman (membatalkan iman), bagi menyedarkan penganut Islam adanya perkara yang membatalkan Dua Kalimah Syahadah, bukan sahaja membatalkan sembahyang. Malangnya ramai kalangan pengikut UMNO tidak mempelajarinya di waktu itu.

Apabila PAS ditendang keluardaripada BN pada tahun 1979 isu kafir mengkafir dihidupkan semula. Pimpinan PAS dibawah pimpinan Datuk Asri, telah menugaskan saya menulis buku kecil dengan tajuknya “Batas – Batas Iman dan Kufur” dengan huraian yang lebih terperinci daripada kitab Mustika Hadith yang terlalu ringkas penerangannya. Saya panjangkan lagi dalam buku yang saya namakan Muqaddimah Aqidah Muslimin.

Apabila kalangan UMNO yang masih bebal memainkan isu tersebut, mereka sengaja mencari mana-mana ucapan saya yang difikirkan menjadi hujah bagi mereka, sehingga ke satu capan saya di selidik oleh pasukan yang ditugaskan secara khusus, maka terpilih sedutannya yang difikirkan munasabah. Saya telah dicabar dalam sidang Dewan Undangan Negeri 1982. Saya terus menjawab :”Ya ! Sebenarnya itu ucapan saya “. Maka hamba Allah yang mencari peluang terus mengangkat martabatnya kepada nama amanat yang disebarkan kepada umum. Namun petikan secebis daripada ucapan yang panjang itu tidak merosakkan sedikit pun mesej untuk menyelamatkan umat daripada gejala murtad secara jahil dan tidak sengaja.

PAS berulang kali mengajak kalangan ilmuwan agama dalam UMNO secara langsung dan melalui pihak ketiga kalangan NGO Islam, dengan ruang terbuka dengan UMNO boleh mendapat khidmat daripada mana-mana mufti yang sanggup menjadi khadamnya, kalau malu secara tertutup atau tidak mahu secara terbuka. UMNO tidak menjawab.

Tiba-tiba Presiden UMNO di masa itu memberi isyarat kepada kalangan agama dalam UMNO supaya berdebat, dengan tajuk secara unilateral pihak UMNO yang menentukannya tanpa berunding dengan pihak PAS, pihak UMNO melantik pengerusi dan penentuan masa. PAS menerima dengan terbuka. Akhirnya PAS dipujuk membatalkan debat dengan UMNO, padahal UMNO lah yang membuka pintunya. Akhirnya UMNO terpaksa diselamatkan oleh perisytiharan Penyimpan Mohor Besar Raja-Raja yang mengisytiharkan pembatalannya seperti perisytiharan tarikh puasa dan hari raya.

Saya bentangkan senario tersebut semata –mata untuk pengetahuan generasi muda yang belum lahir atau belum baligh  di masa itu , kerana ada kalangan yang tidak ada pengetahuan hujung pangkalnya lalu membuat kenyataan tanpa pengetahuan yang sebenarnya.

Apa yang penting bagi kita semua ialah tidak kedengaran lagi suara dari kalangan orang Melayu yang bercakap bahawa politik tidak ada kaitan dengan agama ataupun yang berani menghina hukum Islam seperti yang berlaku dalam tahun 80an dahulu. Di sini kita mendahului Arab Spring yang masih mencetuskan kalangan nasionalis Arab yang menghina Islam. Maka saya nasihatkan kepada ahli PAS tidak melatah dengan permainan kalangan UMNO yang masih jahil atau hanya mencari kesempatan tanpa batas halal dan haram atau tanpa perhitungan dosa dan pahala.

Firman Allah yang bermaksud:

"Dan hamba-hamba (Allah) ar-Rahman (yang diredhaiNya), ialah mereka yang berjalan di bumi dengan sopan santun, dan apabila orang-orang yang berkelakuan kurang adab, hadapkan kata-kata kepada mereka, mereka menjawab dengan perkataan yang selamat sejahtera dari perkara yang  tidak diingini." (al-Furqaan : 63)


Abdul Hadi Awang
Presiden PAS
10 Januari 2013

Sunday, January 6, 2013

Banyak Umur Kita Terbuang Dengan Perkara Remeh!

Seumur Hidup, Manusia Habiskan Dua Minggu untuk Mencari Remote TV

Seumur Hidup, Manusia Habiskan Dua Minggu untuk Mencari Remote TV
Remote televisi
REPUBLIKA.CO.ID, Kegiatan mencari remote televisi, bisa jadi salah satu kegiatan rutin yang selalu dilakukan setiap kali ingin menonton.
Dikutip dari Telegraph, ternyata dalam hidupnya manusia rata-rata menghabiskan dua minggu hanya untuk mencari dimana remote TV berada. Diperkirakan, setiap minggunya, kita menghabiskan 5,35 menit untuk mencari-cari keberadaan remote TV.
Faktor usia yang tak lagi muda, menjadi salah satu alasan benda yang satu ini jadi kadang begitu sulit ditemukan.
Dari penelitian yang dilakukan terhadap 1000 orang responden melalui online, perempuan ternyata lebih jago menemukan remote TV ketimbang laki-laki. Rata-rata, perempuan hanya memerlukan 12,5 hari dalam hidupnya untuk mencari remote TV, sedangkan laki-laki mencapai 18,5 hari.

Adakah Siswazah di Malaysia?

Pengangguran, Iklankan Dirinya di Billboard

Foto : Iklan Adam Pacitti (Adam Pacitti)
Foto : Iklan Adam Pacitti (Adam Pacitti)
ISLE – Seorang pria menghabiskan 500 poundsterling atau sekira Rp7 juta (Rp15.684 per 1 pound sterling) untuk membuat iklan di papan billboard mempromosikan dirinya agar mendapatkan pekerjaan.Tidak dapat dipungkiri mencari pekerjaan adalah hal yang sangat sulit. Ribuan orang menganggur dan menghabiskan hari-hari mereka tanpa lelah mengisi formulir aplikasi, menyusun surat pengantar, dan mencoba memikirkan jawaban yang kreatif atas pertanyaan yang akan ditanyakan saat wawancara kerja. Pria bernama Adam Pacitti yang sudah menganggur dalam kurun waktu yang sangat lama putus asa untuk mencari pekerjaan. Meski demikian, Pacitti memiliki ide kreatif. Pria itu menghabiskan sisa uangnya untuk mempromosikan dirinya sendiri di papan billboard, agar beberapa perusahaan bisa melihatnya.
Pria berusia 24 tahun ini mempunyai ide mempromosikan dirinya, sejak tiga bulan lalu, setelah ia mengirimkan 250 Curicullum Vitae (CV) untuk posisi yang berbeda.
Pacitti, yang tinggal bersama keluarganya di Isle of Wight, Inggris, mengatakan ia ingin menambahkan sesuatu yang lain untuk aplikasinya. Saat ini, CV dalam bentuk video adalah hal yang popular untuk melamar pekerjaan.
”Saya pikir iklan dapat menjadi media promosi. Ini adalah gambar yang sangat mencolok dan saya berharap banyak yang akan memberi saya pekerjaan,” ujar Pacitti, seperti dikutip Daily Mail, Jumat (4/1/2013).
Pacitti, telah mempromosikan dirinya di berbagai media, seperti di website employadam.com, billboard, dan di jejaring sosial Twitter.
Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, Pacitti, sudah banyak mendapat respon.
“Setelah saya memposting, saya mendapatkan sekitar sepuluh retweet dalam satu jam. Kemudian saat ini sudah lebih dari 7.000 retweet.
Pria lulusan sarjana media produksi dari Universtas Winchester ini sebelumnya telah bekerja sebagai penyusun mainan di Arcade.
“Saya bersyukur memiliki pekerjaan, tapi itu bukan sesuatu yang benar-benar saya inginkan,” ungkap Pacitti.

Rasuah:Bukti Apa Lagi Buat SPRM?

Punca UMNO dibenci rakyat jelata!

DATO’ SERI NAJIB LANTIK SYARIKAT ALI BABA DAN SYARIKAT PEMBUAT BERUS GIGI UNTUK MEMBINA PUSAT PENGAJIAN PERTAHANAN NASIONAL

Awan Megah Sdn Bhd (“Awan Megah”) dianugerahkan projek penswastaan pembinaan Pusat Pengajian Pertahanan Nasional (“Puspahanas”) milik Kementerian Pertahanan melalui satu perjanjian bertarikh 8 Jun 2005.

Projek penswastaan tersebut melibatkan kerja-kerja merekabentuk dan membina (design and build) sebuah kolej latihan tentera.

Sebagai balasan kepada kerja-kerja merekabentuk dan membina Puspahanas, Kementerian Pertahanan berjanji akan memindahkan tiga bidang tanah iaitu PT220 (seluas 96.825 ekar), Lot 1158 (seluas 45.420 ekar) dan PT216 (seluas 81.085 ekar).

Tanah-tanah seluas 223.33 ekar ini pada asalnya diambil oleh Kerajaan Persekutuan bagi tujuan membina kem tentera. Menteri Pertahanan semasa kontrak ini dianugerahkan kepada Awan Megah adalah Dato’ Seri Najib Tun Razak.

Oleh itu, beliau bertanggungjawab sepenuhnya kepada keputusan untuk melantik Awan Megah. Awan Megah adalah syarikat yang dimiliki oleh Raja Ropiaah Raja Abdullah, Ketua Wanita Umno Selangor.

Berdasarkan semakan Suruhanjaya Syarikat Malaysia (SSM), Awan Megah adalah sebuah syarikat yang tidak pernah mempunyai apa-apa aktiviti sejak ia ditubuhkan.


Maklumat kewangan yang terakhir yang difailkan dengan SSM adalah bagi tahun kewangan 31 Disember 1993 yang menunjukkan syarikat itu tidak menjalankan apa-apa aktiviti.

Sehingga kini, tidak ada sebarang aktiviti yang dijalankan oleh Awan Megah seperti mana rekod terkini SSM bertarikh 23 Mei 2012. Ini bermakna, di antara tahun 1994 hinggalah sekarang, Awan Megah tidak mempunyai apa-apa transaksi dan kekal sebagai syarikat yang tidak aktif.

Ini juga bermakna, Dato’ Seri Najib Tun Razak sebagai Menteri Pertahanan telah melakukan penyelewengan dan salahlaku rasuah apabila beliau menganugerahkan projek penswastaan bernilai puluhan juta ringgit ini dalam tahun 2005 kepada Awan Megah, sedangkan jelas Awan Megah bukanlah sebuah syarikat pembinaan yang berkemampuan untuk menjalankan projek tersebut.

Awan Megah hanyalah syarikat Ali Baba yang dilantik Dato’ Seri Najib Tun Razak dan diberikan 223.33 ekar tanah lumayan. Oleh sebab itulah, Awan Megah terpaksa melantik sebuah syarikat lain sebagai “rakan kongsi” untuk membiayai dan menyiapkan sepenuhnya projek itu.

“Rakan kongsi” yang dipilih adalah sebuah syarikat bernama GuppyUnip Sdn Bhd. Syarikat ini hanya berjaya mendapatkan kemudahan kredit dari United Overseas Bank (UOB) yang diluluskan pada 21 Julai 2010, iaitu lima tahun selepas projek ini dianugerahkan kepada Awan Megah.

Ini bermakna projek ini tergendala selama lima tahun gara-gara Awan Megah tidak mempunyai modal dan masih mencari-cari rakan kongsi. Semakan dari surat kemudahan kredit GuppyUnip Sdn Bhd ini pula menunjukkan bahawa:


  1. Keseluruhan modal sebanyak RM59.25 juta (iaitu pinjaman TL1 hingga TL4) adalah pembayaran bagi pihak Awan Megah 
  2. Pembayaran premium kepada Kerajaan Selangor bagi pindahmilik geran dan pertukaran status bagi tanah 223.33 ekar juga akan dibiayai oleh GuppyUnip Sdn Bhd 
  3. Kos bagi kerja-kerja penyediaan tapak untuk membangunkan tanah 223.33 ekar itu turut dibiayai oleh GuppyUnip Sdn Bhd


Saya merumuskan bahawa GuppyUnip Sdn Bhd menanggung keseluruhannya kos pembinaan Puspahanas dan kos pembangunan tanah 223.33 ekar itu kerana Awan Megah milik Ketua Wanita Umno Selangor hanyalah membuat keuntungan atas angin.

Keadaannya sekarang samalah seperti keseluruhan projek dan tanah-tanah ini telah diserahkan kepada GuppyUnit Sdn Bhd. Lebih memeranjatkan, GuppyUnit Sdn Bhd bukanlah syarikat yang berpengalaman dalam bidang pembinaan.

Semakan dengan SSM menunjukkan bahawa syarikat ini hanyalah ditubuhkan pada 9 Disember 2009 (dokumen SSM disertakan bersama). Lebih teruk lagi, syarikat ini ditubuhkan dan dikuasai oleh Cheong Chow Koh (melalui pegangan keluarganya dan syarikat utamanya Unip Berhad).

Perniagaan utama Cheong Chow Koh melalui Unip Berhad adalah sebagai pengilang berus gigi (sila rujuk laman web www.unipberhad.com).

Kesimpulannya:

  1. Dato’ Seri Najib Tun Razak melantik Awan Megah milik Ketua Wanita Umno Selangor yang tidak pernah menjalankan apa-apa aktiviti untuk merekabentuk dan membina Puspahanas, lalu dianugerahkan tanah seluas 223.33 ekar
  2. Secara tidak langsung, Dato’ Seri Najib Tun Razak juga telah melantik sebuah syarikat pengeluar berus gigi untuk membina Puspahanas dan menyerahkan tanah 223.33 ekar kepada syarikat ini Ini adalah satu pengkhianatan kepada anggota tentera yang berkorban demi rakyat. Ia juga perlakuan rasuah dan penyelewengan secara terang-terangan yang dilakukan oleh Dato’ Seri Najib Tun Razak yang wajib disiasat dengan segera.
 Apa Beza Dengan Kes Ini??
SPRM tahan pembantu TKM P Pinang

 
Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia dilaporkan menahan seorang pembantu kepada timbalan ketua menteri Pulau Pinang berhubung satu dakwaan rasuah.

Akhbar Mingguan Malaysia melaporkan, pembantu itu menyaksikan cubaan untuk menyerahkan rasuah RM30,000 orang seorang individu kepada seorang wanita.

Pengarah SPRM Datuk Mustafar Ali mengesahkan kepada akhbar berkenaan bahawa pembantu berkenaan bekerja kepada salah seorang daripada dua timbalan ketua menteri, tetapi tidak menamakan timbalan ketua menteri itu.

Laporan The Star pula menyebut, jumlah sogokan itu adalah untuk mendorong wanita berkenaan agar menggugurkan satu aduan gangguan seksual ke atas seorang penjawat awam kanan.

Laporan itu menyebut, wanita yang bertugas sebagai seorang kerani itu sebelum ini mengadu bahawa penjawat awam berkenaan melakukan gangguan seksual ke atasnya.

Penjawat awam tersebut didakwa di mahkamah beberapa bulan lalu.

Susulan itu, penjawat awam berkenaan meminta bantuan daripada pembantu berkenaan yang seterusnnya menghubungi wanita tersebut, menurut laporan itu yang memetik satu sumber.

Ia turut menyatakan bahawa wanita berkenaan membuat laporan kepada SPRM, yang kemudiannya menjalankan satu operasi pada 3 Januari di sebuah restoran di Seberang Jaya.

Monday, December 31, 2012

Buat Renungan Ibubapa Muslim....

Warkah Dari Lucan, Dublin. “...minat Lady Gaga...


“Anak saya minat Lady Gaga, ustaz!”

“BAGAIMANA kami hendak menjawab kepada anak-anak yang semakin meningkat remaja, persoalan mengapa mereka perlu bertudung, kenapa kena bataskan pergaulan antara lelaki dan perempuan serta hal-hal lain yang sering menjadi persoalan mereka?” salah seorang sahabat yang hadir di dalam halaqah kami bertanya.

Ia persoalan yang berat. Menjawabnya secara mudah akan seperti memandang remeh dan enteng persoalan itu. Kepala saya ligat berfikir.

Hari ini, saya sedang berhalaqah dengan rakan-rakan komuniti Malaysia yang berkampung di Lucan, Dublin. Kami berbicara tentang Ibrah Daripada Surah Luqman. Soalan yang hadir daripada ibu bapa yang membesarkan anak-anak mereka di ‘negeri orang’. Ironinya, soalan yang sama telah beberapa kali saya terima daripada ibu bapa yang membesarkan anak-anak di kampung halaman sendiri.

Di Malaysia.

“Saya tiada jawapan mudah untuk soalan puan. Menjawabnya secara mudah akan seperti memandang persoalan itu remeh sedangkan persoalannya sangat besar” saya berkongsi pandangan.

Satu perkara yang boleh kita analogikan, apabila seorang pesakit sentiasa mengeluh tentang tidurnya yang tidak lena, banyak berdengkur, diabetis yang tidak sembuh, celah peha dijangkiti kulat dan badan sentiasa penat, semua masalah itu serius dan mengganggu saban hari. Namun apakah semua itu masalah sebenar, atau segalanya datang daripada masalah yang lebih mendasar?

Inilah yang membawa perbincangan kami malam tadi kepada kerangka Surah al-Kahf.

Surah al-Kahf memahamkan kepada kita bahawa manusia bertindak tanduk, tidak secara rawak (random). Keputusan-keputusan harian kita, merupakan jelmaan perisian dalaman diri yang menjadi sasaran serangan Dajjal, dan Surah al-Kahf pula melindungi perisian itu daripada serangan tersebut.

Apabila kita memberikan anak-anak pendidikan agama, iceberg ini boleh membantu kita membuat penilaian sejauh manakah anak-anak malah diri kita sendiri telah berjaya ‘beragama’. Jika ritual yang menjadi penilaian, ritual mungkin berlegar hanya pada tip of the iceberg.
Namun kita perlu bertanya, adakah anak kita mempercayai sesuatu dengan cara percaya Islam? Apa aqidahnya? Bagaimanakah cara anak kita berfikir dan melihat? Adakah mereka memandang dengan pandangan Islam? Adakah mereka memandang kehidupan ini dengan pandangan hidup Islam? Apakah sistem nilai mereka? Adakah mereka menilai baik dan buruk, penting dan tidak penting, berharga dan tidak berharga, berasaskan kepada nilai Islam?
Ini adalah di antara beberapa persoalan dasar yang boleh ibu bapa jadikan ia sebagai asas untuk memantau perkembangan proses beragama anak-anak.
“Anak saya minat benar dengan Lady Gaga!” kata seorang ibu dalam salah sebuah program yang pernah saya kendalikan.
“Minat lagu atau menjadikan Lady Gaga sebagai idola?” saya cuba mendapatkan kepastian.
“Lady Gaga itu menjadi inspirasinya!” kata ibu berkenaan. Gelisah.
Biar pun si ibu dan anaknya sama-sama beraqidah Islam, tetapi ada missing link antara aqidah mereka dengan cara mereka memandang kehidupan. Lady Gaga itu entahlah apa agamanya, tetapi cara pandang hidupnya, ialah pada melihat setiap manusia memiliki dirinya sendiri dan berhak menentukan apa yang baik dan buruk untuk dirinya, dan manusia lain perlu menghormatinya, biar seganjil mana pun ia.
Hakikatnya itu bukan pandangan hidup Islam. Bagaimana seorang anak Muslim, yang diajar Aqidah Islam, boleh memiliki pandangan hidup yang bertentangan dengan Islam? Lalu seterusnya berpegang dengan sistem nilai yang jauh daripada Islam?
Mungkin Aqidah yang dipelajari, dipelajari secara random dan tidak akhirnya berumusan. Sedangkan dalam semua-semua topik Aqidah kita, sepatutnya ia berakhir dengan kejayaan menjawab tiga soalan utama iaitu:
  1. Siapa aku?
  2. Siapa Allah?
  3. Apakah makna kehidupan ini?
Jawapan kepada tiga soalan itulah yang membentuk cara pandang dan cara fikir Islam.
  1. Aku hamba Allah.
  2. Allah Tuhan dan Penciptaku.
  3. Hidup ini adalah kehambaanku kepada Allah.
Maka pandangan hidup kita akan menjadi pandangan hidup Islam. Lalu apa yang penting di sisi Islam, pentinglah di sisi kita. Apa yang utama di dalam Islam, utamalah di sisi kita.

Solat.
Tudung.
Batas-batas pergaulan.

Mungkin masih culas kerana gangguan nafsu, tetapi tidak lagi berbentuk mempersoalkan.
Pokoknya, mendidik anak-anak di era Dajjal ini tidak cukup sekadar melunaskan tuntutan tip of the iceberg.
Kita perlu mendasar.
Ke dalam.

Dan bertuahlah ibu bapa yang ada upaya berbual dengan anak-anak, kerana perbualan ini menyinarkan harapan untuk persoalan ini dikongsi oleh guru pertama dan guru terbaik anak-anak kita.
Ibu dan bapa!

TUJUH BUAH FIKIRAN
  1. Ibu bapa perlu membezakan di antara masalah yang kelihatan dengan masalah yang sebenar. Masalah anak-anak seperti tudung, solat, pergaulan bebas, perlu dinilai apakah ia masalah yang sebenar atau ia merupakan simptom kepada satu masalah lain yang lebih mendasar.
  2. Manusia tidak bertindak tanduk secara random. Perbuatan manusia mempunyai mekanisme yang jika difahami, boleh membantu kita mengenal pasti mengapa masalah-masalah yang kelihatan itu timbul.
  3. Surah al-Kahf memberikan kerangka bahawa perbuatan manusia adalah hasil daripada
    1. Sistem kepercayaan
    2. Sistem fikir dan lihat (pandangan hidup)
    3. Sistem nilai
  4. Pendidikan agama mesti dicerakinkan kepada elemen-elemen yang membentuk kepercayaan, cara pandang dan fikir, serta cara menilai.
  5. Ibu boleh boleh menilai, semasa anak membuat pilihan (misalnya pakaian), adalah pilihannya merupakan pilihan yang mencerminkan kepercayaan dan pandangan hidup Islam, atau bagaimana?
  6. Perbualan tentang Islam bersama anak-anak boleh dipecahkan kepada elemen-elemen itu tadi, seperti:
    1. “jom kita berdoa, Allah pasti membantu” (kepercayaan)
    2. “kita kena berusaha sebaik mungkin, kemudian baru bertawakkal (kepercayaan)
    3. “kami ibu bapa kamu, tetapi Allah Tuhan kami dan kami. Kita semua hamba Allah” (kepercayaan)
    4. “apa tujuan kita ke sekolah?” (pandangan hidup)
    5. “Kenapa dalam peperiksaan kita mesti yakin dengan usaha sendiri dan tidak meniru?” (pandangan hidup)
    6. “Mengapa kita sambut Aidiladha dan Aidilfitri, kita tidak sambut Krismas?” (pandangan hidup)
    7. “Duit kita, elok kita gunakan sebaik mungkin, tetapi 2.5%, kita asingkan untuk sumbangan” (sistem nilai)
    8. “Jom kita solat dahulu. Cuci kereta yang ayah minta tolong tu kita buat kemudian” (sistem nilai)
    9. “Kalau kawan suka, Allah tak suka, kita pun tidak bahagia. Utamakan Allah suka. Mama pun suka” (sistem nilai)
  7. Sekali lagi, upaya komunikasi yang efektif antara ibu bapa dan anak, akan banyak membantu proses pendidikan berlangsung dengan sebaiknya.
HASRIZAL
LUCAN, DUBLIN
(IH/Hrkh/saifulislam.com)
30Dis 12