Tuesday, October 11, 2011

Nama Steve Jobs Terdaftar dalam 313 Paten Apple

Steve Jobs dan iPad
KOMPAS.com – Steve Jobs, pendiri dan tokoh inovator Apple Inc, merupakan tokoh sentral yang berperan dalam desain produk-produk Apple. Steve sangat fokus kepada desain, namun selalu ingin ikut serta dalam setiap proses pembuatan produk Apple. Sejak tahun 1983, nama Steve Jobs telah dimasukkan dalam paten produk-produk Apple. Hingga kini, sebanyak 313 paten Apple terdapat nama Steve Jobs di dalamnya.
Produk-produk Apple yang terdapat nama Steve Jobs di dalamnya adalah desktop komputer, iPod, iOS based services, laptop, dan produk-produk yang memiliki keunikan desain atau pengemasannya. Kemudian,nama Steve Jobs tercatat pula di paten keyboard, mouse, monitor, sistem operasi Macintosh, NeXT Computer, adapter, dan beberapa perangkat elektronik, terakhir adalah Apple TV.  
Paten Personal Computer (PC) yang pertama kali didaftarkan adalah PC Apple III yang rilis tahun 1981 dan didaftarkan patennya pada 12 april 1983. Dalam paten tertulis, inventor produk tersebut adalah Steven P. Jobs, Jerrold C. Manock, Dean A. Hovey, dan David M. Kelley. Sebanyak 20 paten PC lainnya kemudian satu-persatu didaftarkan dan paten terakhir pada Agustus 2010.
Paten iPod yang pertama kali didaftarkan adalah iPod Media Player yang rilis tanggal 22 Oktober 2001. Patennya sendiri didaftarkan pada 21 Januari 2003. Dalam paten tertulis, inventor produk tersebut adalah Bartley K. Andre, Daniel J. Coster, Daniele De Iuliis, Richard P. Howarth, Jonathan P. Ive, Steve Jobs, Duncan Robert Kerr, Matthew Dean Rohrbach, Douglas B. Satzger, Calvin Q. Seid, Christopher J. Stringer, Eugene Anthony Whang. Sebanyak 84 paten iPod kemudian didaftarkan satu-persatu dan paten terakhir didaftarkan pada 16 Agustus 2011.
Paten iOS based services pertama kali didaftarkan pada 10 Mei 2005. Dalam paten tertulis inventor produk tersebut adalah Bartley K. Andre, Daniel J. Coster, Daniele De Iuliis, Richard P. Howarth, Jonathan P. Ive, Steve Jobs, Shin Nishibori, Duncan Robert Kerr, Matthew Dean Rohrbach, Douglas B. Satzger, Calvin Q. Seid, Christopher J. Stringer, Eugene Anthony Whang, Rico Zorkendorfer. Sebanyak 48 paten kemudian didaftarkan hingga 19 April 2011.
Paten laptop yang pertama kali didaftarkan adalah PowerBook G4 yang rilis pada tahun 2001 dan didaftarkan patennya pada 15 Oktober 2002. Dalam paten tertulis, inventor produk tersbeut adalah Steven P. Jobs, Bartley K. Andre, Daniel J. Coster, Daniele De Iuliis, Richard P. Howarth, Jonathan P. Ive, Matthew Dean Rohrbach, Douglas B. Satzger, Calvin Q. Seid, Christopher J. Stringer, Duncan Robert Kerr, Eugene Anthony Wang. Sebanyak 39 paten laptop lainnya didaftarkan hingga 27 September 2011.
Paten Macintosh Operating System pertama kali didaftarkan pada 25 Maret 2003 setelah rilis pada 25 April 1999. Nama inventor yang tertera pada paten adalah Daniel N. Crow, Cary Dean, Elizabeth Dykstra-Erickson, J. Peter Hoddie, Steven P. Jobs, Timothy E. Wasko, CA. Sebanyak 33 paten kemudian didaftarkan dan paten terakhir pada 3 Mei 2011.
Paten-paten produk Apple lainnya rata-rata pertama kali didaftarkan pada 1983 dan terakhir didaftarkan pada 2011. Hal ini menandakan bahwa Apple Inc selalu membuat inovasi dan patennya selalu didaftarkan. Selama itu, Steve Jobs tak pernah lepas tangan.
Dalam pendaftaran paten, Steve Jobs didaftarkan sebagai penemu utama atau sebagai salah satu penemu. Memang kebanyakan nama Steve Jobs dimasukkan dalam daftar tampilan dan nuansa produk, bukan paten utilitas, yang menyangkut algoritma perangkat lunak atau chip komputer.
Namun tetap saja, paten yang dimiliki Steve Jobs jauh lebih banyak dibandingkan tokoh lainnya seperti pendiri Microsoft, Bill Gates atau duo pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin. Bill Gates hanya terdaftar dalam 9 paten Microsoft sedangkan Larry Page dan Sergey Brin hanya terdaftar di 12 paten Google.
“Steve memiliki mata dan otak seorang jenius untuk menciptakan desain lintas dispilin ilmu. Ia tidak pernah disekolahkan secara formal, tetapi ia punya kepekaan akan hal-hal itu,” ujar Mitchell Kapor, teknologis veteran Silikon Valley yang mendirikan Lotus Development Corporation pada tahun 1982.
Beberapa analis dan veteran Apple Inc menyatakan bahwa nama Steve Jobs dimasukkan ke dalam paten produk-produk Apple untuk mengangkat citra kepala eksekutif visioner yang mereka miliki.
“Apple mungkin memiliki alasan lain mengapa ingin memiliki nama Steve Jobs dalam paten produk-produk mereka,” ujar David B. Yoffie, seorang profesor di Harvard Business School yang telah mempelajari industri teknologi selama beberapa dekade.
Para ahli kemudian mengatakan, tidak mungkin Apple Inc menambahkan nama Steve Jobs ke dalam paten hanya untuk tujuan kehumasan. “Jika Anda memasukkan nama seseorang yang tidak berpartisipasi, paten Anda tidak valid,” ujar Mark Lemley, seorang profesor hukum di Standford University.
Apple masih belum memberi pernyataan tentang pencantuman nama Steve Jobs dalam paten Apple. Namun beberapa ahli menduga, keterlibatan Steve Jobs yang mendalam dan seringnya Steve berkumpul dengan tim industri yang dipimpin Johnny Ive,  membuatnya memiliki paten bersama dengan Ive di hampir 200 paten. Steve memegang peranan besar dalam desain dan struktur produk. Hal ini yang tidak terpikirkan oleh Bill Gates dari Microsoft.

Sumber :
NYTimes