Saturday, March 19, 2011

Chris Wayne Jackson: dari Kompetisi NBA ke Medan Dakwah



Chris Wayne Jackson: dari Kompetisi NBA ke Medan Dakwah
Chris Wayne Jackson
REPUBLIKA.CO.ID, DENVER – Tanggal 12 Maret 1996, seakan menjadi sejarah kelam dalam karir Chris Wayne Jackson sebagai seorang pebasket profesional. Pada tanggal tersebut hampir lima belas tahun lalu, Jackson mendapat sanksi larangan bertanding dari NBA, Asosiasi Bola Basket Amerika Serikat. Hukuman ini dikenakan kepada Jackson karena ia tidak bersedia untuk berdiri ketika lagu kebangsaan Amerika Serikat, The Star Spangled Banner dinyanyikan sesaat sebelum pertandingan dimulai. Ketika itu ia memperkuat Denver Nuggets.
Saat itu Jackson beranggapan hal ini (berdiri, red) tidak pantas dilakukan, karena menurutnya bendera Amerika Serikat adalah simbol penindasan. Ia juga mengatakan bahwa Amerika Serikat sendiri mempunyai sejarah tirani yang panjang dan tidak sesuai dengan keyakinannya sebagai seorang muslim.
Sontak, tindakan Jackson yang dinilai kontroversial ini pun menuai protes dari publik Negeri Paman Sam yang berujung pada sanksi larangan bertanding dari NBA. Tapi hukuman skors tersebut hanya berlangsung satu pertandingan. Dua hari kemudian sanksi tersebut dicabut. NBA pun membuat kesepakatan dengan pebasket berdarah Afro-Amerika ini. Sesuai dengan isi kesepakatan tersebut, Jackson tetap harus berdiri pada saat lagu kebangsaan dinyanyikan, tetapi ia diperbolehkan untuk menundukkan kepala dan memejamkan matanya. Abdul-Rauf mengatakan pada saat seperti itu, ia memanjatkan doa.
Selang tiga belas tahun kemudian, dalam sebuah kesempatan saat tengah memberikan ceramah di sebuah masjid di Gulfport, Mississippi, dengan tegas Jackson mengungkapkan bahwa sikapnya tersebut adalah pengejewantahan dari agama yang dianutnya dalam kehidupan sehari-hari. ”Saya memanfaatkan kontroversi itu sebagai alat untuk menjelaskan pada orang lain tentang agama saya,” tukasnya.
Chris Wayne Jackson lahir di Gulfport pada tanggal 9 Maret 1969. Ia adalah pemain basket NBA di era 90-an. Di masa lalu, Jackson merupakan salah satu point guard paling jempolan. Ia lahir dan dibesarkan di tengah keluarga pemeluk Kristen. Ia mengganti namanya menjadi Mahmoud Abdul-Rauf pada saat ia pindah agama dan memeluk Islam pada tahun 1991.
Sebelum terjun ke NBA, Jackson memperkuat tim basket tempatnya berkuliah di Lousiana State University (LSU). Bersama tim basket kampusnya ini Jackson memiliki karir basket yang cemerlang. Hal ini pula lah yang kemudian mendorong Denver Nuggets, salah satu tim basket profesional NBA, merekrutnya pada tahun 1990. Sejak saat itu karirnya sebagai pemain basket profesional dimulai.
Abdul-Rauf bisa dikatakan sebagai pemain terbaik di klub bakset yang berbasis di Denver, Colorado ini. Ia memperkuat Denver Nuggets hingga musim kompetisi 1995-1996. Pada musim kompetisi 1992-1993, Abdul-Rauf menyabet gelar The Most Improved Player Award, sebuah penghargaan yang diberikan kepada pemain yang dianggap telah menunjukkan perkembangan yang lebih baik dari musim sebelumnya. Saat memperkuat Denver Nuggets ia juga pernah memimpin NBA dalam kategori persentase tembakan bebas (free-throw) terbaik dalam satu musim pada tahun 1994 dan 1996. Ia memiliki rekor 19.2 poin dan 6.8 assist per game pada musim 1995-1996.
Walau akhirnya hukuman larangan bermainnya tersebut dicabut dan hanya diganti dengan larangan bermain sebanyak satu kali pertandingan, tapi tak ayal ia kemudian menjadi pemain paling dibenci di AS. Karir basketnya di AS terancam. Terbukti, tak lama berselang setelah kontroversi lagu kebangsaan Amerika Serikat, Denver Nuggets pun mengakhiri kontraknya dengan Abdul-Rauf. Namun Abdul Rauf tak bergeming dengan keyakinan dan kebiasaannya tersebut.
Meninggalkan NBA
Setelah tidak lagi memperkuat Nuggets, ia sempat bermain untuk tim basket NBA lainnya, Sacramento Kings, sebelum akhirnya ia benar-benar meninggalkan ajang kompetisi bola basket profesional di Amerika Serikat ini. Ia memperkuat Sacramento hanya selama dua musim (1996 hingga 1998).
Selepas meninggalkan ajang kompetisi NBA, Abdul-Rauf melanglang buana dari satu klub ke klub basket lainnya. Ia pernah bermain untuk klub basket asal Turki, Fenerbahce selama satu musim (1998-1999). Setelah itu ia sempat vakum selama satu musim, baru kemudian ia bermain basket lagi bersama Vancouver Grizzlies, klub basket asal Kanada selama musim 2000-2001. Setelah kontraknya dengan Vancouver Grizzlies tidak diperpanjang, ia memilih untuk berhenti sejenak dari arena basket selama dua musim (2001-2003).
Pada tahun 2003 Abdul-Rauf mengikat kontrak dengan tim basket Rusia, Ural Great Perm, selama satu musim. Setelah itu kemudian ia berturut-turut bermain untuk klub basket asal Italia Sedima Roseto (2004-2005); klub basket Yunani Aris Thessaloniki (2006-2007); klub basket Arab Saudi Al-Ittihad (2008-2009); dan klub basket Jepang Kyoto Hannaryz (2009-2010).
Setelah malang melintang di berbagai ajang kompetisi basket dunia, Abdul-Rauf masih menyimpan keinginan untuk bisa kembali bermain di ajang kompetisi NBA. ”Mungkin saja saya dapat kembali tampil di Amerika Serikat. Pintu mungkin sudah tertutup tapi NBA tak hanya ada di kota dan saya ingin menggunakan talenta yang diberikan Tuhan meski saya hanya bermain di Timbuktu,” ujar Abdul Rauf seperti dikutip yahoosports awal April 2010.
Keputusannya untuk meninggalkan kompetisi basket NBA, membawa perubahan besar dalam diri Mahmoud Abdul-Rauf. Secara perlahan, ia mulai berkecimpung dalam kegiatan dakwah. Ia membangun sebuah masjid di kota kelahirannya di Gulfport, Mississippi. Bahkan ia pun menjadi imam di masjid tersebut.
Abdul-Rauf berharap, keberadaan bangunan masjid ini akan membawa dampak positif pada generasi muda di Gulfport yang dikenal sangat dekat dengan obat-obatan dan tindak kriminal. Ia pun kerap menyelenggarakan acara yang melibatkan kaum remaja di Gulfport. ”Ilmu pengetahuan bisa membuat seorang budak menjadi raja,” itulah nasehat yang kerap disampaikan Abdul-Rauf kepada para remaja muslim di lingkungannya.
Dalam setiap ceramahnya, ia juga berpesan pada generasi muda muslim ini untuk menegakkan Islam dimana pun mereka berada dan menuntut ilmu sebanyak mungkin. ”Kita senantiasa melihat pendidikan sebagai bekal untuk mencari kerja demi keamanan finansial. Tapi kita melupakan tujuan utama pendidikan yang seharusnya menjadi bekal bagi seseorang agar bisa bertahan dalam kehidupan,” ujarnya.
Ia membandingkan pendidikan Barat yang berbasis sekularisme, memisahkan antara negara dengan agama. Menurutnya, pendidikan dalam Islam harus mencakup segala aspek kehidupan. ”Umat Islam tidak bisa menyingkirkan agamanya ke dalam ‘kloset’,” kata Abdul-Rauf.
Abdul-Rauf juga menguraikan hasil studi yang dilakukan oleh para profesor di Universitas Harvard dan Universitas Yale. Hasil studi itu menunjukkan bahwa anak-anak Afrika memiliki bakat lebih cepat menangkap pelajaran. ”Sejarah membuktikan bahwa orang-orang Afrika dan Muslim adalah para penemu disiplin ilmu modern seperti aljabar dan berbagai ilmu pengetahuan lainnya,” tuturnya.

Albumnya Laku 7 Juta Copy, Rapper Loon Malah Masuk Islam

Albumnya Laku 7 Juta Copy, Rapper Loon Malah Masuk Islam
Rapper Loon dulu dan kini
REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES – Di Amerika Serikat, nama Bad Boy Records amatlah kesohor sebagai label rekaman yang mengusung aliran musik rap. Salah satu penyanyi yang pernah bernaung di bawah payung label ini adalah Loon. Loon sendiri merupakan nama panggung yang digunakan oleh penyanyi yang memiliki nama asli Chauncey Lamont Hawkins ini.
Bersama dengan pemilik Bad Boy Records yang juga rapper Amerika, Sean John  “Diddy” Combs, dan penyanyi Usher, Loon berkolaborasi membawakan single berjudul I Need a Girl di tahun 2002. Dan, dalam waktu singkat single yang menjadi lagu pertama dalam album bertajuk We Invited The Remix itu langsung menduduki posisi keempat tangga lagu Billboard Hot 100.
Sejak saat itu karir Loon sebagai seorang musisi rap mulai berkibar. Ketenaran dan pundi-pundi uang pun ia raih dengan mudah. Namun, ungkap Loon, dirinya tidak pernah merasakan kepuasaan pribadi meskipun menikmati puncak kehidupan materi, kesejahteraan, sukses dan ketenaran. Seberapa keras ia berupaya, ia mengaku tak merasakan kedamaian di dalam dirinya.
Hal ini pula yang pada akhirnya mendorong rapper kelahiran Harlem, New York, 20 Juni 1975 ini untuk menemukan kebahagiaan dalam Islam. Mengutip laman voa-Islam, Loon memutuskan untuk masuk Islam setelah kumpulan lagu terakhirnya terjual 7 juta copy. Sepanjang karir bermusiknya Loon telah merilis tiga album, masing-masing bertajuk Loon (dirilis Oktober 2003), No Friends (Agustus 2006), dan Wizard of Harlem (Oktober 2006).
Selain itu ia juga telah merilis tiga belas single yang merupakan hasil kolaborasi dengan sejumlah penyanyi di negeri Paman Sam. Di antara singlenya tersebut adalah: I Need A Girl yang dinyanyikannya bersama Sean John “Diddy” Combs dan Usher;  Hit The Freeway yang dinyanyikan bersama dengan Toni Braxton; dan Show Me Your Soul yang dibawakannya bersama dengan Sean “Diddy” Combs, Lenny Kravitz dan Pharrell.
Setelah memeluk Islam, ia pun merubah namanya menjadi Amir Junaid Muhadith. ”Loon bekerja di luar sistem diri saya,” ujarnya mengenang sosoknya saat menyandang nama Loon ketika bergabung dengan Bad Boy Records. ”Kini saya bahagia menerima Islam dan menemukan kedamaian dalam hati, sesuatu yang selalui saya cari dalam bisnis musik. Terima kasih kepada Islam, sehingga saya mampu melengkapi pencarian dan kini saya sangat merasa damai. Bad Boys sudah usai. Saya kini dapat anda panggil “good boy”,” paparnya dalam suatu kesempatan wawancara dengan stasiun TV Al Jazeera.
Amir menemukan cahaya Islam dua tahun lalu, tepatnya pada Desember 2008 silam ketika melakukan tur di Dubai, Uni Emirat Arab. Selama berada di Dubai, ia dibuat terkagum-kagum dengan budaya kaum Muslimin di sana. Ketika di Dubai, menurut Amir, dia mendengar lantunan adzan dan melihat orang-orang bergerak menuju masjid-masjid yang terdekat untuk menunaikan shalat. ”Mereka terlihat berakhlak mulia dan berinteraksi dengan baik dengan siapa saja,” ujarnya.
Saat itu, sambung Amir, timbul pertanyaan dalam benaknya tentang hakikat agama mereka (Islam). Apakah Islam itu hanya khusus diperuntukkan untuk bangsa Arab, atau untuk semua manusia? Sampai akhirnya ia mendapat jawaban yang konprehensif bahwa Islam itu adalah agama untuk semua manusia, tanpa membedakan keturunan, suku dan bangsa.
Setelah berfikir mendalam, Loon pun memutuskaan untuk menerima Islam sebagai keyakinan barunya. Sejak saat itu ia berubah total. ”Saya tinggalkan dunia musik secara total. Saya keluar total dari komunitas di mana saya habiskan hidup saya sebelumnya selama 17 tahun. Sekarang saya merasakan ketenangan batin yang sejak lama saya rindukan. Saya merasa bertambah tenang lagi setelah isteri dan anak saya juga masuk Islam,” paparnya.

Mengajak orang masuk Islam

Sebelum memeluk Islam, Loon adalah seorang penganut Kristen. Kisah hidupnya dimulai dari tumbuh besar di lingkungan terisolir (ghetto) khusus kulit hitam di Harlem, New York. Ia kemudian menjadi anggota geng jalanan hingga membentuk grup musik bergenre rap dan hip hop, dan akhirnya menemukan cahaya Islam.
Kabar bahwa ia masuk Islam pun mendapat slot khusus dalam tayangan Al Jazeera, satu-satunya stasiun jaringan berita independen di Timur Tengah. Dalam pernyataan publiknya, Loon mengatakan kedamaian dari dalam hanya bisa diperoleh dengan menyerahkan diri kepada satu tuhan. ”Hidup untuk sesudah mati, bukan untuk kehidupan saat ini, adalah kepuasan dalam meyakini, memuja dan memohon kepada Allah,” ujarnya. “Itulah mengapa saya mempraktekkan agama Islam yang indah.”
Ketika akhirnya memeluk Islam, sempat muncul pertanyaan apakah Loon masih akan mengejar karir sebagai penyanyi rap? ”Saat ini saya fokus mempelajari Islam dan memperluas pengetahuan tentang cara hidup Islam,” ujarnya. “Berada di posisi yang mempengaruhi, saya pertama-tama harus mampu melindungi diri sendiri,” ujarnya.
Setelah menjadi mualaf, semangat Loon untuk belajar dan mengenal Islam lebih mendalam semakin bertambah, karena dalam dirinya tertanam niat dan tekad untuk mengajak orang lain kembali kepada Islam. Untuk merealisasikan tekadnya ini, Loon kemudian memilih untuk bergabung dengan lembaga dakwah Islam Kanada, bidang penyebaran Islam. ”Saya memiliki program khusus terkait masalah tersebut, yakni mengajak para penyanyi dan seniman top dunia untuk mengenal Islam dan prinsip-prinsipnya.”

Nuke plants: M’sia toying with ‘fire’

Plutonium-239, the most dangerous by product in reactors, if not disposed of safely can be a threat to lives for generations

PETALING JAYA: A former nuclear engineer said that the Malaysian government was ‘toying’ with a force it cannot possibly contain with its nuclear power plant ambitions.
Ahmad Bungsu Hamid Tuah, 63, said nuclear energy may boost the nation’s power demands, but asked how the government planned to dispose plutonium-239, the most toxic by product of nuclear reactors.
“To generate electricty, uranium-235 rods are pumped into uranium-238 cylinders to create fission (nuclear chain reaction),” said Ahmad, who had stint at Oak Ridge National Laboratory in Tennessee.
“Several by-products are created and one them is plutonium-239, the most toxic material in the world,” said Ahmad who is also PKR’s public complaints bureau committee member.
“Plutonium-239 is also one of key elements used to produce nuclear weapons.
“In the US, the plutonium and other toxic waste material from nuclear plants are buried deep underground in the deserts of Nevada. Where and how does Malaysia propose to dispose of these toxic materials, especially plutonium-239?” asked Ahmad.
According to Ahmad, it takes 500,000 years for plutonium-239 to be rendered non-toxic and there are currently no experts in the world who know how to dispose of the material safely.
“If you take one gram of plutonium, divide it into one million pieces, the one millionth of a gram of plutonium is enough to cause cancer in an individual.
“And even if persons contaminated by the plutonium die, the radioactive material will remain intact for thousands of years,” he said.
‘Russia and Japan fumbling’
Ahmad cited an example of the nuclear power plant meltdown in 1986 in Chernobyl, Russia where the flora and fauna in the surrounding areas are still toxic and deadly to human lives.
“Atomic bombs were dropped in Hiroshima and Nagasaki in 1945, and descendants of those exposed to radiation are still giving birth to children with physical deformities.
“Look at how Japan is helplessly trying to control its current nuclear crisis in Fukushima island. They are running out of ideas and I believe a meltdown is imminent,” said Ahmad.
The 9-magnitude earthquake that struck Japan last week caused several of its nuclear reactors on the island to explode amidst fears of a global nuclear crisis.
When great powers such as Japan and Russia are not able to contain a nuclear crisis, how will a developing nation like Malaysia be able to handle a nuclear crisis? asked Ahmad
He said that while Malaysia was not in the earthquake zone, tremors from earthquakes in Indonesia have been felt here and will be a threat should Malaysia go ahead with its nuclear plans.
“And if our neighbour suffers another volcanic eruption like in 1883, our nuclear plants will be damaged,” he said referring to the Krakatoa eruption which killed almost 40,000 people.
Harvesting renewable energy
Ahmad urged the government to focus on developing renewable energy as opposed to nuclear energy because Malaysia has an abundance of natural resources.
“We only use 25% of our hydro-electric capacity. Our biomass potential is virtually untapped and we also have a huge reserves of natural gas to spearheard projects on renewable energy,” said Ahmad.
He added that though Malaysia was embarking on harvesting solar energy, the government is not focused on the developing the technology.
“We have also neglected sea wave harvesting. There is a lot of potential especially in the east coast area during monsoon when the waves are strong,” he said.
Ahmad said the government was not serious in pursuing renewable energy as the government and the power producers stand to lose a lot of money from these ventures.
“And if every home intalled a device that extracts solar energy to power up their electrical appliances at a fraction of the cost, the power industry can’t make you pay for it.
“And of course, when energy becomes so accessible to the masses, it will be impossible for the government to impose tax on it as well,” said Ahmad.
Last year, the Malaysian government annouced that it would build two nuclear power plants to diversify the nation’s power sources by 2021. RM21.3 billion had been allocted for the project.

KongKaliKong Antara Cukong dan Pemerintah Adalah Sama Di Mana-mana..Mangsanya Rakyat!!

Akui radiasi boleh membunuh

  • Officials admit they may have to bury reactors under concrete - as happened at Chernobyl
  • Government says it was overwhelmed by the scale of twin disasters
  • Japanese upgrade accident from level four to five - the same as Three Mile Island
  • We will rebuild from scratch says Japanese prime minister
  • Particles spewed from wrecked Fukushima power station arrive in California
  • Military trucks tackle reactors with tons of water for second day
Overwhelmed: Tokyo Electric Power Company Managing Director Akio Komiri cries as he leaves after a press conference in Fukushima
Overwhelmed: Tokyo Electric Power Company Managing Director Akio Komiri cries as he leaves after a press conference in Fukushima
The boss of the company behind the devastated Japanese nuclear reactor today broke down in tears - as his country finally acknowledged the radiation spewing from the over-heating reactors and fuel rods was enough to kill some citizens
Japan's Nuclear and Industrial Safety Agency admitted that the disaster was a level 5, which is classified as a crisis causing 'several radiation deaths' by the UN International Atomic Energy.
Officials said the rating was raised after they realised the full extent of the radiation leaking from the plant. They also said that 3 per cent of the fuel in three of the reactors at the Fukushima plant had been severely damaged, suggesting those reactor cores have partially melted down.
After Tokyo Electric Power Company Managing Director Akio Komiri cried as he left a conference to brief journalists on the situation at Fukushima, a senior Japanese minister also admitted that the country was overwhelmed by the scale of the tsunami and nuclear crisis.
He said officials should have admitted earlier how serious the radiation leaks were.
Chief Cabinet Secretary Yukio Edano said: 'The unprecedented scale of the earthquake and tsunami that struck Japan, frankly speaking, were among many things that happened that had not been anticipated under our disaster management contingency plans.
'In hindsight, we could have moved a little quicker in assessing the situation and coordinating all that information and provided it faster.'
Nuclear experts have been saying for days that Japan was underplaying the crisis' severity.
It is now officially on a par with the Three Mile Island accident in Pennsylvania in 1979. Only the explosion at Chernobyl in 1986 has topped the scale.
Deputy director general of the NISA, Hideohiko Nishiyama, also admitted that they do not know if the reactors are coming under control.
He said: 'With the water-spraying operations, we are fighting a fire we cannot see. That fire is not spreading, but we cannot say yet that it is under control.'
But prime minister Naoto Kan insisted that his country would overcome the catastrophe

'We will rebuild Japan from scratch,' he said in a televised speech: 'In our history, this small island nation has made miraculous economic growth thanks to the efforts of all Japanese citizens. That is how Japan was built.'

It comes after pictures emerged showing overheating fuel rods exposed to the elements through a huge hole in the wall of a reactor building at the destroyed Fukushima nuclear plant.

Hari Gelap Buat Blogger di Malaysia?

TER KINI DARI FACEBOOK
Zunar Kartunis:
- pagi ini jam 9.00
Rais Yatim: Tiada tindakan kepada kartunis Berita Harian kerana kartunnya mengenai isu kemanusiaan. Jadi kenapa pulak kartun2 saya yang kesemuanya isu kemanusiaan diambil tindakan?

Topeng Perak Unmasked: - pagi ini jam 9.00
Gua dengar blogger Muhammad Nur Haniefdah lepas tapi kena lapor diri jam 10 pagi esok di HQ MCMC, gua harap lokasinya bukan di tingkat 14 mana-mana bangunan... gua juga harap Hanief ada PC spare dekat rumah... gua tunggu lu update bro... tak sabar nak Pilihanjalanraya neh... hahaha

Idris Abdul Rashid
HANIEF KENA TANGKAP?
- mlam tadi
TERKINI: Dari Tian Chua, Just got a msg from father of a young blogger hanief.blogspot.com : Near2 midnite Police & MCMM came, ransacked their home & arrested Hanief.
Now the boy is at Sentul police station accompanied by his anxious dad. MCMM/police asking for passwords.

Pengalaman Tsunami di Jepun........

Rakyat M'sia selamat diri atas bukit di Sendai
 
Seorang rakyat Malaysia di Sendai, Jepun terpaksa menyelamatkan diri dan keluarganya di atas sebuah bukit yang berhampiran selama lima hari dan berkongsi makanan dengan ratusan keluarga Jepun
yang lain.

"Nasib baik saya ada bawa sedikit makanan semasa melarikan diri ke atas bukit. Bila makanan sudah habis, orang-orang di situ memberikan makanan mereka kepada kami.

"Kami berkongsi apa yang ada, sebab kami tidak boleh keluar dari bukit itu. Kemudiannya apabila keadaan dirasakan selamat, baruah kami pergi ke Tokyo untuk pulang ke Malaysia," kata Yeoh Lian Chun, 29, seorang jurubahasa di sebuah kilang mesin di Sendai.

Beliau bersama keluarganya adalah antara rakyat Malaysia yang tiba di Lapangan Terbang Antarabangsa Kuala Lumpur di sini hari ini dari Tokyo.

Yeoh dan isterinya warga China, Chang Miao, 29, anak-anak mereka Yeoh Yun Ci, 3, dan Yeoh Hao Han, 11 bulan, tiba dengan pesawat Malaysia Airlines MH 89 pada pukul 5 petang tadi.

Yeoh dari Sungai Petani, Kedah menyifatkan pengalamannya menghadapi gempa bumi dan tsunami yang berlaku di timur laut Jepun pada 11 Mac lalu sebagai menakutkan dan sukar dilupai.

"Bila amaran tsunami dikeluarkan, semua pekerja keluar dari kilang. Saya terus memandu ke rumah saya. Perjalanan mengambil masa lebih kurang 20 minit.

"Saya memang takut tentang keselamatan keluarga saya. Dari rumah saya terus membawa anak isteri saya ke tempat yang agak tinggi.

"Saya tidak berani bawa kereta lagi, jadi saya dan isteri membawa kedua-dua anak kami dengan berlari sekuat yang boleh ke tempat bukit yang saya anggap selamat.

"Saya hanya fikir untuk selamatkan anak dan isteri saya sahaja sebab mereka adalah segala-galanya bagi saya," katanya.

Yeoh yang bekerja sebagai jurubahasa selepas menamatkan pengajian selama lima tahun di Jepun berkata selepas keadaan dirasakan selamat barulah beliau dan keluarganya keluar dari kawasan bukit itu untuk ke Tokyo dengan menaiki bas sebelum pulang ke Malaysia.

Beliau juga tidak tahu dengan keadaan kilang tempatnya bekerja serta nasib rakan-rakannya kerana tidak dapat menghubungi mereka.

"Saya juga tidak tahu apa terjadi pada rumah saya," katanya.

Yeoh dan kelurganya juga disahkan bebas daripada kesan radiasi akibat kebocoran loji nuklear Fukushima Daiichi.

Yang turut pulang ialah Nabilah Ibrahim, 26, yang mengikuti pengajian peringkat Phd di Universiti Tohoku dalam jurusan Medical Ultrasonic Electronic.

Ketika kejadian beliau bersama rakan-rakannya sedang berada di dalam makmal perubatan dan meluru keluar dari bangunan makmal itu sebaik menyedari gegaran berlaku.

--Bernama

Friday, March 18, 2011

Rakyat Perihatin, Kerajaan Perlu Dengar!


Desak Tarik Balik Penggunaan RON95 Dan Gantikan Semula Dengan RON97!!

Oleh: edyesdotcom
SHAH ALAM – Seorang lelaki orang kurang upaya (OKU) rentung selepas kereta dipandunya terbabas dan terbakar di Lebuh Raya Kajang Silk, semalam. Pemangku Ketua Trafik Selangor, Deputi Superintendan Ismail Ibrahim berkata, dalam kejadian kira-kira jam 4.50 pagi itu, kereta dipandu S A Vimalan, 26, terbabas dan hilang kawalan sebelum melanggar pembahagi jalan.- SinarHarian

Salam, Sepatutnya berita di atas masuk pagi semalam (Rabu)tetapi oleh kerana kesulitan yang tidak dapat dielakkan, berita ini masuk sedikit lewat di blog edyesdotcom.

Walaupun begitu samada lewat atau cepat, berita ini harus terus disampaikan kepada semua pengguna kenderaan yang tidak mampu mengisi RON97 sebagai minyak kenderaan masing-masing.Semalam (kelmarin), lagi kenderaan terbakar dan kali ini menyebabkan seorang OKU rentung!! 
Saya tidak pasti apakah kondisi kereta yang dipandu OKU ini terlalu teruk menyebabkan kebakaran tetapi saya pasti jika kali ini pemandu yang juga seorang OKU pastinya menghadapi kesulitan untuk melompat dari kenderaan yang terbakar.
>
Jika lewat Febuari lalu kita mendapat saya ada menulis dalam satu artikel yang bertajuk "Kenderaan Terbakar Seminggu Sekali?" dalam entry di sini , dan saya petik tulisan saya di bawah;
Minggu lepas kita baru dikejutkan dengan berita menyayat hati apabila sebuah Proton BLM terbakar ketika yang sama, mangsa bergelut untuk keluar dari kenderaan yang sedang marak terbakar. Kesudahannya seorang dari empat mangsa meninggal dunia di tempat kejadian.
Harus difikirkan saranan kerajaan untuk menyaman pengguna yang tidak mengenakan talipinggang keledar di tempat duduk belakang, mungkin sebenarnya mengundang bahaya yang jauh lebih tinggi. Dalam keadaan tidak sedar atau cedera parah, ia pasti menyulitkan cubaan untuk keluar dari kenderaan yang sedang terbakar.
Saya yakin mangsa yang berada di tempat duduk belakang dalam BLM terbakar minggu lalu tidak mengenakan talipinggang keledar. Bayangkan sekiranya talipinggang belakang itu dikenakan, tidak mustahil ia menjadi penyebab kepada hangusnya empat orang mangsa.

Ketika saya menulis artikel tersebut, ada dua kemalangan terbakar berlaku dalam dua minggu. Satu kemalangan terbakar melibatkan sebuah Proton BLM yang menyebabkan seorang maut di tempat kejadian dan 3 lagi cedera parah, tetapi tidak rentung (berita di sini). Manakala satu kes lagi adalah lebih menyayat hati apabila dua beradik rentung dalam kemalangan terbakar (berita metro di sini).
Minggu lepas pula satu lagi kemalangan terbakar yang hampir menyebabkan 2 beranak rentung apabila kenderaan yang dinaiki terbakar dalam sebuah kemalangan dan mangsa berjaya keluar. Akhir sekali iaitu dua hari yang lepas, warga OKU pula menjadi mangsa kemalangan terbakar apabila turut rentung dalam sebuah kemalangan yang hanya melanggar pembahagi jalan sahaja, (beritanya di sini).
Setakat ini dari pemerhatian saya, dalam masa 4 minggu telah berlaku 4 kemalangan terbakar yang direkodkan, belum kira kemalangan terbakar yang mungkin kita terlepas pandang. Dalam keempat-empat kemalangan terbakar itu, 3 daripadanya menghasilkan maut yang melibatkan 4 orang kesemuanya.
Saudara dan saudari sekalian, kita semua panik bila mendengar kebocoran logi nuklear yang berlaku di Jepun, namun tanpa kita sedar risiko lebih besar sebenarnya berada disekeliling kita. Risiko yang dimaksudkan ialah jumlah kemalangan maut yang tinggi, dan lebih menakutkan ialah kali ini jumlah yang rentung telah meningkat semenjak RON95 diperkenalkan. Sila cari statistik ini!
Mengapa kerajaan belum lagi bertindak untuk menarik balik penggunaan RON95 dan digantikan semula RON97 untuk rakyat dengan harga sepertimana RON95? Apakah nyawa rakyat Malaysia ini bersedia untuk dikorbankan bila-bila masa dengan meringankan beban kerajaan sedangkan pengusaha petrolium milik rakyat iaitu Petronas adalah syarikat gergasi ke-6 paling untung di dunia!!
Bilakah rakyat semua akan sedar misteri kenderaan terbakar yang semakin kerap berlaku dalam negara sekarang ini? Cubalah saudara tanya lebai google dengan pertanyaan "kemalangan kenderaan terbakar", pasti saudara semua terkejut dengan senarai-senarai kemalangan terbakar samada melibatkan rentung ataupun tidak.
Adakah saudara nak tunggu sampai kejadian kemalangan terbakar ini melibatkan sanak saudara terlebih dahulu baru nak sedar? Atau melibatkan ahli keluarga terlebih dahulu? Mintak simpang malaikat 44! Saya mohon doa agar tuhan memberi sedikit ehsan untuk perkara sebegini dielakkan berlaku dalam keluarga dan diri sendiri.
Berikut saya senaraikan lagi entry-entry tulisan saya yang sebelum ini pernah menyebabkan isu kenderaan terbakar menjadi isu nasional, tetapi isu tersebut hanya berlegar tanpa ada jawapan yang benar-benar meyakinkan;
 
 
 
Harapan saya, agar akan timbul kesedaran untuk mendesak kerajaan Malaysia menarik balik penggunaan RON95 dalam negara dan menggantikannya semula dengan RON97 !!
Sedar atau tidak sedar, rakyat sebenarnya telah menjadi tunggangan kerajaan dalam aksi ujikaji percubaan kesesuaian RON95 dalam iklim cuaca di negara Malaysia. Inilah yang dimaksudkan dalam slogan 1Malaysia - Rakyat Didahulukan !!
EDYES @ edyesdotcom

Dongeng Aladin Memupuk Keyakinan Monica Granath Akan Islam




Persinggungan Iman Monica Granath dengan Islam, dimulai sejak masa kanak-kanak. Tepatnya, setelah ia menyukai dongeng-dongeng Timur Tengah, termasuk kisah Aladin. (foto: Republika.co.id)
Persinggungan Iman Monica Granath dengan Islam, dimulai sejak masa kanak-kanak. Tepatnya, setelah ia menyukai dongeng-dongeng Timur Tengah, termasuk kisah Aladin.”Saya selalu tertarik pada budaya yang berbeda, Saya suka bepergian dan suka belajar bahasa. Ketika saya masih kecil, saya gemar berdandan sebagai putri Arab seperti di kisah-kisah Aladin,” katanya. 
Menginjak remaja, ia menyadari tak semua Arab adalah Muslim. Ia bersekolah dengan beberapa orang Arab Kristen, yang semuanya begitu bangga mengenakan kalung salib besar di lehernya. Ia tersadar, keimanan bukan soal keturunan. Keyakinan adalah soal hati. 
Granath kemudian belajar bahasa Arab di Universitas Stockholm. Di kampus ini, keyakinannya akan Islam semakin terpupuk. Di usia 20 tahun, ia memutuskan menjadi mualaf.
Granath kemudian memutuskan menikah dengan seorang Muslim Palestina dari Gaza. Pasangan itu hidup di antara dua kota dan dia membuat blog tentang pengalaman mereka, baik dan buruk. Blog-nya menjadi terkenal di Timur Tengah.
“Kami punya banyak perbedaan, menikah dengan seorang pria lain budaya membutuhkan banyak penyesuaian. Tentu saja kami berbagi beberapa ide umum tetapi apa yang ia nilai dan suka kadang-kadang sangat berbeda dari penilaian masing-masing,” katanya.
Granath memakai jilbab sekarang. Meskipun penelitian terbaru dari Uppsala University yang menyatakan bahwa 50 persen publik Swedia ingin untuk melarang jilbab di sekolah dan tempat kerja, dia tidak merasa didiskriminasikan.
Walau kadang, katanya, orang kerap menilainya berdasarkan pilihan berpakaian. “Kadang-kadang aku merasa orang mengira aku tidak pintar hanya karena mereka melihat cara saya berpakaian,” katanya.
Bagi sebagaian orang, katanya, pilihan busananya merupakan bentuk kemunduran. “Tapi bagi saya itu merupakan pilihan gaya hidup sehat dan lebih spiritual, dengan kesadaran diri dan lingkungan. Saya memiliki pekerjaan sejak awal saya menjadi mualaf, tak masalah,” katanya.
Ia bersyukur, mempunyai keluarga dan teman-teman yang berpikiran terbuka. “Mereka mungkin berpikir saya sedikit aneh tapi mereka masih memperlakukan saya seperti yang mereka lakukan sebelumnya. Saya pikir itu juga karena saya sendiri memiliki kepribadian yang liberal dan berpikiran terbuka, saya telah membuat banyak kompromi ketika mengunjungi keluarga saya,” ujarnya.
Ia mencontohkan fkelsibilitas yang dimaksudnya. Ia memang kerap menahan diri untuk tidak berjabat tangan dengan lawan jenis. “Tetapi dalam keluarga saya, saya memeluk mereka, karena itu adalah bagaimana kita melakukannya di sini. Tapi saya tidak merayakan Natal lagi. Itu yang membuat mereka sangat sedih.”
Ketika ditanya apakah ia pernah merasa ingin menyerah ketika menjadi seorang Muslim, ia menjawabnya dengan lelucon, Saya menyerah ketika melihat orang-orang yang good looking.”
Ia menjadi satu dari sekitar 5 ribu mualaf Swedia. Bersama Helena Benauoda, pimpinan organisasi Muslim Swedia, ia pernah dijuluki sebagai “wanita yang melawan arus”; di saat semua bergegas menjadi liberal dan sekuler, keduanya malah memilih Islam.
Secara keseluruhan, populasi Swedia berjumlah 9 juta, 300 ribu hingga 400 ribunya beragama Islam.

Knud Valdemar, Mualaf Denmark yang Berjihad Melawan Penjajahan Italia 18 MAR 2011 Tinggalkan sebuah Komentar



Knud Valdemar Gylding Holmboe
Knud Valdemar Gylding Holmboe
Knud Valdemar Gylding Holmboe lahir pada 22 April 1902, sebagai anak tertua dari keluarga pedagang yang terpandang di kota Horsens, Denmark. Sejak remaja, Knud sudah tertarik dengan ilmu filsafat dan agama dan dalam usia muda, Knud sudah bekerja sebagai wartawan magang dan menulis untuk sejumlah koran lokal di Denmark.
Pada usia 20 tahun, Knud menyatakan memeluk agama Katolik dan tinggal di sebuah seminari di Clairvaux, Prancis. Dengan cepat ia membaur dalam kehidupan biara dan ingin memperdalam ilmu agamanya ke tempat lain. Tahun 1924, ia pun pergi ke Maroko dan di negara inilah ia malah mengenal Islam.
Knud sering menemui seorang syaikh di sebuah masjid kecil di kawasan pegunungan di negara itu. Dari pertemuan-pertemuan itu, Knud menyadari bahwa hatinya terpaut pada Islam. Setahun kemudian, ia pun mengucapkan dua kalimat syahadat.
Pulang ke Denmark, Knud menerbitkan buku pertamanya “Poems” berisi tulisan-tulisannya tentang kematian, kehidupan, keyakinan dan gurun pasir. Tak lama setelah buku pertama, Knud menerbitkan buku tentang pengalamannya selama tinggal di Maroko berjudul “Between the Devil and The Deep Sea – a dash by plane to seething Morocco”.
Tahun 1925, Knud melakukan perjalanan ke Timur Tengah, mulai dari Suriah, Palestina, Yordania, Irak dan Persia. Ia menyaksikan sendiri pertikaian politik di Baghdad dan Palestina, yang menjadi cikal bakal ketidakstabilan situasi Timur Tengah hingga sekarang.
Setelah Timur Tengah, pada tahun 1927, ia mengunjungi kawasan Balkan bersama isterinya yang baru dinikahinya. Di Albania, ia menyaksikan bagaimana orang-orang Italia menindas komunitas Muslim. Knud menulis dan mengirimkan banyak artikel serta foto apa yang ia saksikan di Albania ke media massa di Denmark. Salah satunya yang memicu kontroversial adalah artikel Knud tentang tindakan penguasa Italia menggantung seorang pendeta Katolik terkemuka Albania. Cerita itu menyebar ke seluruh Eropa dan membuat otoritas Italia marah besar.
Saat kembali ke Denmark, Knud mencoba keberuntungannya dengan menjadi editor di sebuah koran lokal. Tapi kesulitan ekonomi membuatnya memilih meninggalkan Denmark. Bersama istrinya, Nora dan puterinya, Aisha, Knud pindah ke Maroko. Knud juga mengganti namanya menjadi Ali Ahmed El Gheseiri, yang merupakan terjemahan bebas nama asli Knud ke dalam bahasa Arab.
Ikut Jihad Melawan Italia
Tahun 1930, Knud melakukan perjalanan yang membuatnya menjadi terkenal. Dengan menggunakan mobil Chevrolet Model 1929 dari Maroko melintasi gurun Sahara menuju Mesir. Saat melewati Libya, Knud lagi-lagi menyaksikan perlakun buruk penguasa Italia yang saat itu menjajah Libya, terhadap masyarakat Muslim di negeri itu. Orang-orang Italia itu menggantung, mengeksekusi, menyerang, menyiksa penduduk Muslim serta merusak sumber nafkah mereka sehingga penduduk Muslim di Libya hidup dalam kemiskinan.. Knud menulis dan mengambil foto-foto apa yang disaksikannya di Libya.
Pengusa Italia di Libya tidak tinggal diam. Mereka menangkap Knud di kota Derna dan mengusir Knud dari Libya. Sejak itu, Knud memutuskan untuk bergabung dengan gerakan perlawanan rakyat Libya yang dipimpin oleh Syaikh Omar Al-Mokhtar.
Knud tetap melanjutkan perjalanannya ke Mesir. Di negeri Piramida itu, ia berjuang keras meyakinkan masyarakat Muslim di Mesir untuk membantu jihad muslim Libya melawan penjajahan Italia. Knud sedang bersiap-siap membawa bantuan dengan karavan ke kota Al-Kufra, Libya, ketika duta besar Italia untuk Mesir meminta otoritas Inggris dan Mesir menangkap dan menjebloskan Knud ke penjara. Sebulan lamanya ia mendekam di penjara, lalu dipulangkan dengan kapal laut ke negara asalnya, Denmark.
Di Denmark, Knud menuliskan kekejaman penjajahan Italia di Libya dalam bukunya “Desert Encounter”, yang dengan cepat menjadi buku terlaris di Denmark dan beberapa negara Eropa lainnya, serta di AS. Di Italia, buku itu dinyatakan terlarang hingga tahun 2004. Pemerintah Italia menghabiskan dana ribuan dollar untuk melakukan kampanye hitam terhadap buku Knud tersebut dan memanfaatkan media massa di Italia untuk membantah semua tulisan-tulisan Knud tentang kejahatan perang Italia di Libya.
Tahun 1931, Knud kembali melakukan perjalanan. Kali ini ia berencana ke Mekkah untuk menunaikan ibadah haji. Dalam perjalanannya, ia menyempatkan diri bertemu dengan para pemimpin dan tokoh perlawanan Libya yang diasingkan ke Turki, Yordania dan Suriah. Saat berada di Suriah, masyarakat Arab sedang melakukan demonstrasi besar-besaran di depan kantor konsulat Italia di Damaskus. Lagi-lagi Knud diusir dari Suriah. Knud boleh masuk ke Yordania dan melanjutkan perjalanannya ke Mekkah, setelah kantor konsulat Denmark di Istanbul menyampaikan proters keras atas perlakuan terhadap Knud.
Dibunuh Saat Menuju Mekkah
Pemerintah Italia masih menyimpan rasa khawatir terhadap Knud. Mereka takut Knud akan menyerukan jihad melawan Italia sesampainya di Mekkah. Untuk itu, Italia melakukan berbagai cara untuk mencegah Knud agar tak sampai ke Mekkah. Knud mengalami berbagai macam percobaan pembunuhan ketika masih berada di Amman, Yordania. Namun Knud tetap pada rencananya semula untuk pergi ke Mekkah. Ia membeli seekor unta dan melanjutkan perjalanannya ke Aqaba. Di sini, ia harus menunggu izin masuk ke wilayah Kerajaan Saudi.
Tanggal 11 Oktober 1931, Knud meninggalkan untanya di dekat perbatasan Saudi. Ia konon sedang bermalam di dekat oasis Haql ketika sekelompok suku Arab Badui mendatanginya. Suku di Saudi itu dikenal sebagai sekutu orang-orang Italia yang menguasai wilayah itu. Mereka menyuruh Knud untuk melanjutkan perjalanan sendirian dan di tengah jalan antara Al-Haql dan Humayda, Knud diserang dan disergap. Tapi malam itu juga, Knud berhasil meloloskan diri, ia berenang menjauhi bibir pantai. Saat kelelahan dan terdapar di sebuah pesisir pantai, suku Arab Badui menemukan Knud dan langsung menembaknya hingga tewas. Usia Knud saat itu baru 29 tahun. Jenazahnya dikubur di dekat pantai.
Petugas perbatasan Yordania Arif Saleem berusaha mengejar seorang syaikh, pemimpin kelompok yang dicurigai sebagai pelaku pembunuhan terhadap Knud. Saleem berhasil menangkapnya di wilayah Aqaba dan menginterogasinya selama beberapa jam. Tapi atas perintah komandan pasukan Inggris John Glubb, syaikh itu akhirnya dibebaskan. Beberapa bulan kemudian, tersiar kabar bahwa sejumlah anggota suku yang membunuh Knud, melakukan bunuh diri massal ketika tentara-tentara yang setia dengan Raja Ibnu Saud menghancurkan kamp-kamp mereka.
Tulisan, buku-buku dan foto-foto karya Knud menjadi warisan bersejarah yang sangat penting. Setelah Perang Dunia II usai, Italia diseret ke pengadilan internasional, tapi masyarakat Muslim di Libya tidak pernah menerima kompensasi atas kekejaman yang dilakukan pemerintah Italia selama menjajah Libya. Jenazah Knud juga tidak pernah dipulangkan ke Denmark.

“Hukuman Tuhan”: Gabenor Tokyo tarik semula!



Oleh Ust Saiful Bahri

Bala Tuhan atau bencana alam? Konflik perbahasan yang panjang dan lama. Sekian lama menjadi perbincangan diseluruh dunia bahkan dalam dunia Islam sendiri.

Naluri beragama akan menyedari adanya kuasa besar disebalik kejadian malapetaka atau kenikmatan yang berlaku didunia ini. Tinggal lagi sejauh-mana penerimaan seseorang dikala panik atau keributan menghadapi suasana kesukaran sedemikian.

Gabernor Tokyo, Shintaro Ishihara telah menjadi serangan kemarahan di Jepun apabila didakwa mengatakan bahwa bencana yang menimpa Jepun ketika ini adalah "hukuman Tuhan". Beliau kemudiannya memohon maaf daripada orang-ramai. "(Pernyataan) itu sangat melukai orang-ramai dan mangsa korban dari Tokyo," katanya dalam siding media. "Saya minta maaf banyak-banyak."

Ishihara, 78, mengatakan kelmarin bahawa orang Jepun sekarang ini telah menjadi "serakah" dan menceritakan beberapa kes orang-orang yang terus mengambil duit pencen orang tua mereka tanpa memberitahu kematian orang tuanya.

"Hal ini (bencana tsunami ini) diperlukan untuk membersihkan pemikiran serakah tersebut." katanya kepada wartawan. "Saya pikir itu adalah hukuman ilahi."

Ishihara kemudian menarik balik kenyataan tersebut. Gabernor yang juga bertugas di parlimen negara itu mengumumkan pencalonannya untuk jawatannya bagi penggal keempat pada hari Jumat ketika Tsunami terjadi.

Ishihara sendiri dikenali kerana pandangan nasionalisme Jepunnya dan membantah kekejaman Jepun sebelum dan selama Perang Dunia II seperti Rape of Nanking.

Bagi sebuah negara maju dan canggih seperti Jepun, ianya sepatutnya menjadi peringatan besar tentang adanya hari kiamat yang lebih hebat dan menggerunkan. Kalau Tsunami di Aceh, dianggap negara miskin dan ketinggalan kemodenan. Kini Negara hebat seperti Jepun, yang pernah diambil polisi ‘pandang ke timur’ oleh negara kita, juga tak tertanggung menghadapai fenomena musibah seperti ini. Meskipun adalah peralatan hebat, peringatan awal bencana alam… kini hamper 13 ribu dikatakan menjadi korban tsunami dan kini hidup ketakutan dengan tenaga nuklear yang mereka amat bergantung harap sebagai sumber tenaga kehidupan mereka selama ini. Seolah bakal menjadi musuh kepada manusia.

Bagi umat Islam, kita telah dididik dengan peringatan ilahi ini.

فَكُلًّا أَخَذْنَا بِذَنْبِهِ فَمِنْهُمْ مَنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِبًا وَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ الصَّيْحَةُ وَمِنْهُمْ مَنْ خَسَفْنَا بِهِ الْأَرْضَ وَمِنْهُمْ مَنْ أَغْرَقْنَا وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. Surah al-Ankabut : 40
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supay Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).Surah Ar-Rum : 41

Bagi yang beriman dengan qadha’ dan qadar ia menerimanya sebagai ketentuan ilahi. Menyedari hikmah sebaliknya serta beriman akan adanya Hari Kiamat yang lebih dahsyat.

"Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan yang dahsyat, dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat yang dikandungnya dan manusia bertanya: "Apakah yang terjadi pada bumi ini?" Pada hari itu bumi menyampaikan beritanya, kerana sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan yang demikian itu padanya. Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan berkelompok-kelompok untuk diperlihatkan kepada mereka balasan semua perbuatannya” Surah al-Zilzal: 1-

Revolusi Rakyat : Pejuang menembak jatuh Pesawat Pengebom Tentera pengganas Gaddafi



A wrecked Libyan commercial plane sits on the tarmac of Benghazi airport on March 17, 2011. Libya warned it could target all Mediterranean air and sea traffic in the case of foreign military intervention, as world powers edged towards tough measures aimed at shutting down Moamer Kadhafi's military machine.
A wrecked Libyan commercial plane sits on the tarmac of Benghazi airport on March 17, 2011. Libya warned it could target all Mediterranean air and sea traffic in the case of foreign military intervention, as world powers edged towards tough measures aimed at shutting down Moamer Kadhafi’s military machine.
This image taken from video shows plumes of smoke rising into the sky at Benina, a civilian and military airport, outside Benghazi in eastern Libya Thursday March 17, 2011. Libyan rebels shot down at least two bomber planes that attacked the airport in their main stronghold of Benghazi Thursday, according to residents who witnessed the rare success in the struggle against Moammar Gadhafi's superior air power.
This image taken from video shows plumes of smoke rising into the sky at Benina, a civilian and military airport, outside Benghazi in eastern Libya Thursday March 17, 2011. Libyan rebels shot down at least two bomber planes that attacked the airport in their main stronghold of Benghazi Thursday, according to residents who witnessed the rare success in the struggle against Moammar Gadhafi’s superior air power.
This image taken from video shows rebels on the back of a vehicle in the area of Benina, a civilian and military airport, outside Benghazi in eastern Libya Thursday March 17, 2011. Libyan rebels shot down at least two bomber planes that attacked the airport in their main stronghold of Benghazi Thursday, according to residents who witnessed the rare success in the struggle against Moammar Gadhafi's superior air power.
This image taken from video shows rebels on the back of a vehicle in the area of Benina, a civilian and military airport, outside Benghazi in eastern Libya Thursday March 17, 2011. Libyan rebels shot down at least two bomber planes that attacked the airport in their main stronghold of Benghazi Thursday, according to residents who witnessed the rare success in the struggle against Moammar Gadhafi’s superior air power.
This image taken Wednesday March 16, 2011 from amateur video and obtained Thursday March 17, 2011 shows a plume of smoke rising over the skyline in Ajdabiya, eastern Libya, the last major city between forces loyal to Libyan leader Moammar Gadhafi and rebel-held Benghazi, 100 miles (161 km) to the north of Ajdabiya and shows what appears to be a sustained attack on the city.
This image taken Wednesday March 16, 2011 from amateur video and obtained Thursday March 17, 2011 shows a plume of smoke rising over the skyline in Ajdabiya, eastern Libya, the last major city between forces loyal to Libyan leader Moammar Gadhafi and rebel-held Benghazi, 100 miles (161 km) to the north of Ajdabiya and shows what appears to be a sustained attack on the city.
This image taken Wednesday March 16, 2011 from amateur video and obtained Thursday March 17, 2011 shows a injured man treated in the hospital in Ajdabiya, eastern Libya, the last major city between forces loyal to Libyan leader Moammar Gadhafi and rebel-held Benghazi, 100 miles (161 km) to the north of Ajdabiya after what appears to be a sustained attack on the city.
This image taken Wednesday March 16, 2011 from amateur video and obtained Thursday March 17, 2011 shows a injured man treated in the hospital in Ajdabiya, eastern Libya, the last major city between forces loyal to Libyan leader Moammar Gadhafi and rebel-held Benghazi, 100 miles (161 km) to the north of Ajdabiya after what appears to be a sustained attack on the city.
Libyan rebels celebrate in Benghazi on March 17, 2011, the United Nations Security Council's resolution to impose a no-fly zone over Libya.
Libyan fighters celebrate in Benghazi on March 17, 2011, the United Nations Security Council’s resolution to impose a no-fly zone over Libya.
Libyans celebrate in Benghazi on March 17, 2011. Libya is ready for a ceasefire with the rebels battling Moamer Kadhafi, but wants to discuss in advance how it would be implemented, deputy foreign minister Khaled Kaaim said in Tripoli.
Libyans celebrate in Benghazi on March 17, 2011. Libya is ready for a ceasefire with the rebels battling Moamer Kadhafi, but wants to discuss in advance how it would be implemented, deputy foreign minister Khaled Kaaim said in Tripoli.

PEMIMPIN GILA GADDAFI MAHU BUNUH RAKYATNYA HABIS – HABISAN

Bertarung dengan rakyat habis-habisan… Pemimpin Otak Gila Kata Qardhawi

TOBRUK, Libya 17 Mac – Pemimpin Libya, Muammar Gaddafi berkata, tenteranya akan ‘bertarung habis-habisan’ hari ini ketika Washington menyuarakan hasrat kepada Majlis Keselamatan Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu (PBB) berhubung penguatkuasaan zon larangan terbang di Libya.
Kenyataan terbaru Gaddafi itu dibuat selepas tenteranya memaksa pemberontak berundur di bahagian barat Libya dan akan menggempur kubu kuat pemberontak di Benghazi, timur negara ini, sebalik seruan gencatan senjata oleh Setiausaha Agung PBB, Ban Ki-moon.
“Pertempuran bermula hari ini (semalam). Esok (hari ini) akan menyaksikan pertempuran sengit di Misrata.
“Bermula malam ini, kamu diseru mengangkat senjata dan esok kita akan bertempur,” katanya kepada sekumpulan golongan muda di Misrata seperti yang dilaporkan televisyen.
Gaddafi turut menyeru penyokongnya supaya tidak ‘membiarkan Misrata jatuh ke tangan kumpulan lelaki yang gila’.
Kelmarin, stesen televisyen Libya melaporkan tentera akan bergerak menuju ke Benghazi dan semalam anak pemimpin tersebut, Seif al-Islam menjangkakan krisis Libya akan berakhir dalam tempoh 48 jam.
Seorang jurucakap pemberontak di Misrata, kira-kira 150 kilometer dari ibu negara Tripoli semalam berkata, pihaknya berjaya mematahkan serangan tentera kerajaan, menyaksikan empat orang terkorban, sementara 10 yang lain cedera.
Saksi mendakwa krisis politik Libya kini merebak di Zintan, bandar pertama di barat Libya yang kini berada dalam genggaman pemberontak.
Saksi di Ajdabiyah pula mendakwa, pertempuran masih tercetus di sana.
Seorang doktor memberitahu AFP melalui telefon, pertempuran masih berlaku semalam di Ajdabiyah yang juga merupakan laluan ke Benghazi. – AFP

…………………………………………………………………….

PRO-GHADDAFI LANCAR SERANGAN

18/03/2011 3:24am
BENGHAZI 18 Mac – Pasukan tentera pro pemerintah Libya, Muammar Ghaddafi melancarkan serangan udara di tiga kawasan pinggir bandar Benghazi yang kini dikuasai pemberontak, semalam.
“Kami tidak mendapat maklumat yang tepat mengenai sebarang kerosakan dan kecederaan.
“Serangan tersebut nampaknya seolah-olah satu amaran kepada kami, ia satu cabaran terhadap masyarakat antarabangsa,” kata seorang jurucakap kumpulan pemberontak yang tidak mahu namanya disiarkan. – Reuters

Larangan Tingkahlaku Melampau...........


Inilah tingkahlaku melampau. Allah larang Nabi pun pesan. Apa pun pekerjaan buatlah dengan sederhana. Telah banyak contoh orang yang mempunyai perangai  melampau. Saya masih teringat kata-kata nasihat yang diberikan saudara Ustaz Mustaffa Taib, bekas orang kuat PAS. Katanya apa pun janganlah sampai terlebih "meter", macam kereta, kalau terlebih takut nanti terpusing 360 darjah. Entah berapa bulan lepas kata-katanya itu, dia masuk UMNO. Dan beliau salah seorang yang bila berceramah atas pentas PAS selalu bercakap lebih atau "lebih meter". Rupanya inilah hikmahnya. Banyak contoh lain termasuk YB Zul, Ustaz Nakhaei, Wan Ismail (jirat), Prof Madya Ustaz Noor Idris dll. Jadi, ambillah iktibar pesanan Allah dan Rasul. Semoga tak menjadi gelap hati di kemudian hari...Wallahu 'Alam.



Kalau DNA Zul Kulim Di Dubur Babi , Amacam ?

Oleh: wfauzdin_ns

"SINAR hari ini menyiarkan kenyatan YB Zul Kulim yang mencabar DS Anwar untuk menyerahkan DNA nya sepertimana desakan beberapa kumpulan yang jahil berhimpun baru-baru ini. Jelas motif YB Zul Kulim hanyalah untuk mengampu Najib dan sekutu Apco walaupun beliau sedar apa sebenarnya yang berlaku.

YB Zul yang sinonim digelar `firaun besar' ini dahulunya adalah salah seorang dari Tim Peguambela DS Anwar di dalam kes fitnah liwat I walaupun banyak dilihat hanya membawa beg dan fail sahaja.

Begitu juga di dalam setiap ceramahnya, Zul Kulim ini menjajaja ke hulu ke hilir menyebut kezaliman Kerajan Umno/Bn kerana menfitnah DS Anwar sehinggakan beliau berucap seperti mahu menangis kerana terlalu sedih mengenangkan nasib DS Anwar dan keluarganya. Di dalam kes fitnah liwat terbaru ini, beliau juga awalnya terbabit di dalam peguam DS Anwar di dalam kes qazaf yang mahu difailkan di dalam mahkamah Syariah yang akhirnya ditolak atas bantahan yang dikemukakan oleh Jamil Khir, seorang menteri yang kununnya tokoh Islam di dalam Umno. Soalnya, mengapa sekarang YB Zul begitu lapar kepada DNA DS Anwar?

Semuanya berubah setelah tidak lagi berjuang dengan kebenaran. Beliau dipecat dari PKR, dan semenjak itu mulutnya terkunci dari menceritakan kebenaran. Jika dahulu beliau dilihat seperti menyanjung tinggi perundangan Islam, kini beliau `beriman' dengan DNA. Al-Quran tidak lagi dijadikan hujah untuk mengadili kes-kes seperti ini sebaliknya DNA dijadikan dalil atau nas terkuat. Saya tidak dapat bayangkan jika ada pihak yang meletakkan DNA Zul Kulim pada dubur babi, dan Zul Kulim dikatakan ada melakukan perbuatan liwat dengan babi tersebut. Apakah Zul Kulim redha dengan tuduhan sedemikian? Jika ada yang percaya bahawa DNA adalah bukti kukuh melebihi dari keadilan Islam itu, sudah tentu mereka akan percaya bahawa Zul Kulim telah meliwat seekor babi.

Di mana ilmu yang Allah kurniakan kepada Zul Kulim selama ini? Ilmunya terus hancur lebur dan tiada keberkatannya lagi setelah bersekongkol dengan puak yang zalim serta sekutu Apco. Mengapa YB Zul tidak menyoal Saiful siapakah pemilik DNA yang lain yang dikatakan berterabur pada punggung pemuda yang pernah tidak mencuci duburnya selama beberapa hari itu? Mengapa sasarannya DS Anwar sahaja? Itu sudah cukup menunjukkan betapa rendahnya moral Zul Kulim yang mudah dibeli.

Saya sarankan kepada Zul Kulim, jika kamu lapar sangat kepada DNA DS Anwar, sila kutip DNA tersebut pada tilam yang pernah diusung oleh Musa Hassan sewaktu kes fitnah Liwat I dahulu. Kamu boleh simpan dan buat perhiasan atau tangkal di rumah kamu.

Wanita Ini Sembuh dari Kanker dalam 7 Hari





Natalie Langworthy (www.thesun.co.uk)

VIVAnews – Natalie Langworthy divonis mengidap lymphoblastic leukemia pada Maret 2010. Delapan bulan setelah ia melahirkan putrinya, Elkie. Atas anjuran dokter, ia kemudian menjalani empat kali siklus kemoterapi dan transplantasi sumsum tulang belakang. Tetapi dua bulan kemudian, kanker kembali muncul.
“Waktu itu, aku menemui konsultan kesehatanku. Dia membawa hasil dari komputer yang menunjukkan kalau jumlah darah putih mencapai 50, yang berarti kanker kembali muncul,” kata Natalie, seperti dikutip dari The Sun.
Setelah pengobatan kankernya gagal, Natalie pun divonis hanya bisa hidup dalam hitungan minggu. Mengingat kejadian tersebut adalah mimpi buruk bagi Natalie.
Tapi siapa bisa menyangka, ia akhirnya bisa sembuh dari penyakit leukimia atau kanker darah dalam waktu tujuh hari. Kesembuhan Natalie adalah berkat kegigihan tunangannya, Andy Fairclough.
Andy meriset jenis leukimia yang dialami Natalie. Ia mengirimkan email ke berbagai belahan dunia untuk meminta pertolongan. Hingga akhirnya, Andy mendapat email dari temannya di California yang memberi tahu bahwa ada pengobatan percobaan di Jerman yang sesuai dengan kondisi Natalie.
“Aku langsung mengirimkannya pada konsultan kesehatan Natalie di London yang selama ini membantu kami. Ia kemudian mengatakan bisa saja hal itu berhasil. Ia lalu menghubungkanku dengan seorang haematologis di Jerman untuk percobaan,” kata Andy.
Ia kemudian mengumpulkan uang lebih dari £80.000 atau Rp1,1 miliar untuk pergi ke Wurzburg, tidak jauh dari Frankfurt, Jerman, pusat pengobatan tempat Natalie diberikan obat kanker terbaru yang disebut Blinatumomab.
Dengan dana cukup besar, pasangan tersebut terbang dari Australia ke Jerman untuk melakukan pengobatan percobaan. Dengan jumlah darah putih yang sangat tinggi, Natalie harus duduk di kelas bisnis demi menjaga tubuhnya tetap telentang dan menerima oksigen yang cukup untuk mengurangi risiko penggumpalan darah.
Sesampainya di Jerman ia mengalami pneumonia. Setelah pneumonianya terkontrol, dua minggu kemudian ia mulai melakukan percobaan pengobatan, tepatnya pada November 2010 lalu. Natalie diberikan Blinatumomab, yang bekerja dengan cara mengunci sel-sel leukemia kemudian mengaktifkan sistem kekebalan tubuh untuk menghancurkannya.
Hanya dua hari setelah pengobatan diberikan, hasil tes menunjukan kalau tidak ada lagi sel kanker dalam aliran darahnya. Sel kanker berpindah pada bagian tulang sumsumnya. Lima hari kemudian, ia pun dibiopsi dan dokter menyatakan kalau pengobatan berhasil.
Untuk menentukan kalau Natalie sudah cukup sehat, ia harus bisa berjalan sendiri tanpa bantuan sejauh satu mil. Dua minggu kemudian, saat Natal, Natalie dapat melakukannya.
“Saat itu adalah kado Natal terbaik sepanjang hidupku,” kata Natalie.
Natalie masih terus membawa obat tersebut dan membawa pompa kecil dalam tasnya. Obat itu akan masuk ke dalam tubuhnya terus-menerus selama empat minggu. Ia kemudian memiliki dua minggu untuk beristirahat sebelum memulai proses memasukan obat lagi.
Natalie saat ini tingal di Jerman, untuk mempermudahnya melakukan pengobatan lanjutan. Ia dan Andy juga mendirikan Save Natalie Foundation, yayasan untuk membantu para penderita kanker yang pernah mengalami kegagalan dalam pengobatan konvensional.

Apakah Ahmad Dhani Keturunan Yahudi ?


Apabila ditelusuri lebih mendalam ternyata SEMUA Album Dewa mengandung simbol-simbol Yahudi. Siapakah sebenarnya Dewa dan Ahmad Dhani?

1. Album DEWA 19 (1992)
Di cover depannya ada gambar piramid yang atasnya disamarkan, tapi jika diperbesar akan tampak ada sesuatu di puncaknya. Ini mirip dengan lambang gerakan rahasia Zionisme (Iluminati). Bandingkan dengan gambar piramid Yahudi yang terdapat dalam lembaran One Dollar AS.
Album DEWA 19 (1992)Album DEWA 19 (1992) 
Gambar Pyramid pada Uang 1 Dollar AmerikaGambar Pyramid pada Uang 1 Dollar Amerika 
The pyramid represents the strength and stability of the Government. The date of the nation’s birth, “1776,” is inscribed in Roman numerals at the pyramid’s base.
The eye, called the eye of providence, depicts the watchful eye of God. The light all around the eye shows His Glory.
Watchful Eye of GodWatchful Eye of God 
Two Latin mottos appear on the back of the seal. The upper motto, Annuit coeptis, means He (God) has favored our undertakings. The lower motto, Novus ordo seclorum, means the new order of the ages, referring to the founding of America’s unique system of self-government.
2. Album TERBAIK-TERBAIK (1995)
Terpampang simbol Dewa RA (Dewa Matahari Dalam Mitologi Mesir Kuno). Dewa Ra diklaim Yahudi sebagai salah satu dewa mereka. Di Sinagog lambang ini lazim dipajang. Selain itu, dalam album yang sama ada pula gambar satu halaman Protocol of Zions dalam bahasa Ibrani.
Album TERBAIK-TERBAIK (1995)Album TERBAIK-TERBAIK (1995) 
Ridwan Saidi (pakar Zionisme) yang menguasai bahasa Ibrani menegaskan, “Ini jelas diambil dari satu gambar Protocol of Zions, karena diatas lembaran itu ada judul dan logo. Ini tidak ada dalam Taurat ataupun Talmud”.
Cover Album Terbaik-Terbaik Dewa 19Cover Album Terbaik-Terbaik Dewa 19 
Lalu ada simbol lingkaran dengan titik di tengahnya, dimana personil Dewa berdiri dibawahnya. Simbol ini lazim dikenal sebagai simbol Mata Setan yang menguasai dunia (evil eye), sebuah simbol Yahudi. Di bagian lain dalam album yang sama, simbol mata setan juga dimuat.
3. Album The Best of Dewa 19 (1999)
Di pinggiran disc-nya terdapat simbol panah dan garis lurus yang saling memotong seperti salib. Lambang garis tersebut sebenarnya sinar yang saling memotong. Ini salah satu simbol dari gerakan Freemansonry Lambang sinar yang saling memotong ini secara “kreatif” juga terdapat dalam cover kaset bagian dalam dan depan secara keseluruhan.
Album The Best of Dewa 19 (1999)Album The Best of Dewa 19 (1999) 
4. Album Bintang Lima (2000)
Gambar sayap lazim dipakai sebagai salah satu simbol gerakan perkumpulan Theosofie Yahudi.
Album Bintang Lima (2000)Album Bintang Lima (2000) 
5. Album Cintailah Cinta (2002)
Cover depan album Dewa ini memuat secara mencolok simbol Eye of Horus. Horus adalah Dewa Burung dalam mitologi Mesir Kuno. Sama seperti Dewa Ra, Yahudi juga mengklaim Horus merupakan salah satu dewa mereka. Di cover dalam juga terdapat simbol yang sekilas mirip mata, tapi sebenarnya merupakan contekan habis salah satu simbol yang terdapat dalam buku The Secret Language of Symbol yang disarikan dari kitab Yahudi, Taurat. Simbol ini biasa disebut Femina Geni. Masih dalam album ini, juga terdapat beberapa simbol-simbol mata, yang merupakan salah satu simbol Gerakan Freemasonry.
Album Cintailah Cinta (2002)Album Cintailah Cinta (2002) 
6. Album Atas Nama Cinta I & II (2004)
Lambang sayap yang merupakan lambang resmi Dewa dimuat dalam album live ini dengan latar belakang hitam kelam.
Album Atas Nama Cinta I & II (2004)Album Atas Nama Cinta I & II (2004) 
7. Album Laskar Cinta (2005)
Inilah album ketujuh Dewa yang akhirnya menjadi batu sandungan dan membuka selubung semua album-album Dewa sebelumnya yang sarat dengan kampanye simbol dan lambang Yahudi. Selain lambang Allah yang dimuat tidak sebagaimana mestinya, tipologi huruf “Laskar Cinta” pun mengambil dari pola huruf Ibrani.
“Pola huruf tulisan Laskar Cinta diambil dari pola huruf Ibrani,” ujar Ridwan Saidi seraya membuka kitab Taurat berbhs Ibrani asli dari Israel.
Dibawah lagu berjudul “Satu” (album Laskar Cinta), berisi ajaran sesat yang mengatakan ada kesatuan wujud antara Sang Khaliq dengan mahluk-Nya. Dalam bahasa Syekh Siti Jenar atau Al Hallaj, paham ini disebut “Manunggal ing kawulo Gusti”. Parahnya, ini seakan dibenarkan sendiri oleh Ahmad Dhani dengan menulis di bawah lirik lagu tersebut dalam cover versi kaset, “THANKS TO: AL-HALLAZ”.
Album Laskar Cinta (2005)Album Laskar Cinta (2005) 
Dalam album yang sama versi CD, di bawah lirik lagu “Satu”, ditulis Ahmad Dhani, “THANKS TO: SYEKH LEMAH ABANG”, yang tak lain adalah nama lain dari Syekh Siti Jenar.
Siapakah Ahmad Dhani?
Di Album tertulis: DHANI THANKS TO:…. JAN PIETER FREDERICH KOHLER (THANKS FOR THE GEN). Dhani berterima kasih kepada: Jan Pieter Frederich Kohler (Terima kasih atas darah keturunannya).
“Merunut dari silsilah keluarga, Jan Pieter Frederich Kohler adalah kakek Dhani (dari pihak Ibu) yang berkebangsaan Jerman. “Kohler” adalah nama keluarga, sejenis marga. Jadi jelaslah, Dhani punya kebanggaan akan darah darah keturunannya itu,” ujar pengamat Zionisme H. Ridwan Saidi.
Bisa jadi, sebab itulah dalam berbagai kesempatan show-termasuk ketika manggung di Trans TV yang menginjak-injak karpet dengan motif logo Allah yang kontroversial itu, Dhani Dewa mengenakan kalung Bintang David, simbol Zionis-Israel.
Bermula dari kasus kontroversial logo Allah, terkuaklah misteri dibalik (Dhani) Dewa. Dalam album-album Dewa, bertebaran gambar dan simbol-simbol Yahudi.
“Ada apa ini? Dalam album-album selanjutnya Dewa juga banyak memuat logo dan simbol-simbol Zionis. Ini harus dilacak, ada apa di belakang Dewa?” papar Ridwan Saidi. “Saya sebagai orang yang telah lama mempelajari Zionisme berani menyatakan jika ini merupakan usaha penyebaran simbol-simbol Yahudi terbesar sepanjang sejarah Indonesia!” tandas Ridwan.
wallahu’alam…
Sumber : www.docstoc.com ›